Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nilai tukar Rupiah 'kebal' dari ledakan bom Kampung Melayu

Nilai tukar Rupiah 'kebal' dari ledakan bom Kampung Melayu Jokowi dan Agus Martowardojo blusukan ke Blok G. ©2013 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, mengungkapkan nilai tukar Rupiah tidak mengalami pelemahan menyusul adanya insiden ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (24/5). Agus mengatakan sejauh ini, nilai tukar Rupiah masih tergolong stabil.

"Currency kita dalam keadaan stabil dan kita lihat di Indonesia aspek ekonomi bisa dipisahkan dengan politik. Kita harapkan politik lebih kondusif supaya kondisi ke depan lebih baik lagi," ujar Agus, di Gedung BI, Jakarta, Jumat (26/5).

Agus menambahkan Rupiah saat ini dalam kondisi positif, di posisi Rp 13.500. "Untuk Rupiah kita lihat sampai sekarang ada dampak positif. Malahan Rupiah ada di posisi Rp 13.500, terjadi penguatan," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, ledakan bom di Kampung Melayu terjadi pada Rabu (24/5) pukul 21.00 WIB. Ledakan terjadi 2 kali dengan selisih waktu sekitar lima menit.

Bom pertama meledak pada pukul 21.00 dan bom kedua pada pukul 21.05 WIB. Sasaran ledakan tepat di samping Halte TransJakarta, Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Ledakan tersebut menelan 15 orang korban. Lima di antaranya meninggal dunia yakni tiga orang anggota polisi dan dua orang terduga pelaku bom bunuh diri.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP