Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nilai Produksi Perikanan Laut RI Capai Rp132 Triliun

Nilai Produksi Perikanan Laut RI Capai Rp132 Triliun nelayan. CHEN WS / Shutterstock

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mengungkapkan bahwa nilai produksi di sektor perikanan terhitung sekitar Rp 132 triliun, dengan peluang produksinya melebihi 10 juta ton per tahun. Nilai dan peluang yang besar tersebut, membuat pemerintah menerapkan kebijakan penangkapan terukur di setiap Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP).

"Nilai dan peluang ini bukan angka yang kecil, oleh karena itu kebijakan penangkapan terukur di setiap WPP dibuat agar pengelolaan sumber daya perikanan dapat mengukur tiga hal," kata Trenggono dalam Webinar: "Optimasi Tata Kelola Perikanan Berkelanjutan Melalui Pengelolaan Terukur & Kolaboratif" pada Senin (23/8).

Tiga hal tersebut, yaitu agar dapat mengukur angka produksi dan landasan penangkapan yang menunjukkan ketahanan ekosistem untuk mendukung ketahanan pangan. Kedua, untuk mengukur nilai produksi yang menunjukkan ketahanan ekonomi.

"Dan ketiga, nilai pendapatan dan kesejahteraan nelayan yang menunjukkan ketahanan sosial ekonomi masyarakat," jelas Trenggono.

Menurutnya, pembatasan yang diterapkan pada kebijakan penangkapan terukur itu akan memanfaatkan teknologi pengawasan yang terintegrasi. Dalam hal ini meliputi pembatasan area penangkapan ikan, jumlah ikan yang ditangkap, jumlah kapal yang dapat melakukan penangkapan, pelabuhan tempat pendaratan ikan, dan jenis alat yang diperbolehkan.

Kebijakan penangkapan terukur ini, merupakan model yang berbasis pada ekonomi biru yang ditargetkan mampu menciptakan distribusi pertumbuhan di wilayah dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara nasional. "Hal ini juga akan mendorong pengelolaan yang lebih tertata untuk kesehatan laut," ungkapnya.

Reporter: Andina Librianty

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP