Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Napak tilas sejarah panjang hubungan mesra RI, Bank Dunia, IMF & ADB

Napak tilas sejarah panjang hubungan mesra RI, Bank Dunia, IMF & ADB Walhi demo IMF. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sambutan Presiden Joko Widodo saat pembukaan Konferensi Asia Afrika (KAA), Rabu (22/4) lalu membuat kagum kepala negara dan kepala pemerintahan yang hadir saat itu. Pujian berdatangan atas keberanian Presiden Jokowi mengkritik Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) yang berdiam diri membiarkan Israel menghancurkan Palestina.

Kritik keras juga mengarah pada lembaga-lembaga internasional semisal Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF), Bank Dunia, dan Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB).

Dalam pidato itu Jokowi mengajak negara-negara Asia dan Afrika tidak lagi bergantung pada peran dari Bank Dunia, IMF dan ADB. Jokowi juga menegaskan, perlunya membuang anggapan bahwa persoalan ekonomi hanya dapat diselesaikan oleh lembaga-lembaga asing itu.

"Saya berpendirian, pengelolaan ekonomi dunia tidak hanya bisa diserahkan kepada tiga lembaga keuangan internasional itu, kita harus membangun tata ekonomi kekuatan baru," ujar Jokowi.

Jika dikaitkan hubungan dan peran Bank Dunia, IMF, dan ADB, Indonesia punya rekam sejarah panjang. Selama puluhan tahun, Indonesia menjadi salah satu anggota Bank Dunia. Dikutip dari pelbagai sumber, Bank Dunia telah hadir di Indonesia sejak 1967 atau hampir 60 tahun. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP