Mudik Lebaran, Kemenhub minta jam operasi bandara ditambah
Merdeka.com - Kementerian Perhubungan bakal menginstruksikan perpanjangan jam operasi di sejumlah bandara dengan kepadatan tinggi. Ini ditengarai bisa menekan delay atay keterlambatan terbang pesawat saat libur Lebaran mendatang.
"Kami sudah punya kebijakan bandara destinasi memperpanjang operasi, kalau biasanya jam 5 pagi dimajukan jadi jam 4. Biasanya tutup jam 19.00 ini jadi jam 24.00," jelas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso, Jakarta, Minggu (7/5).
Dengan perpanjangan jam operasi, lanjutnya, jadwal penerbangan pesawat bisa dibagi rata setiap jamnya. Dengan kata lain, tak menumpuk di jam-jam tertentu.
"Delay terjadi manakala ada gangguan karena terjadi penerbangan berbarengan. Supaya membuat tidak bareng kami akan meratakan agar pesawat tidak terkonsentrasi terbang pada jam sibuk," katanya.
"Konsekuensinya, bahwa jam operasi bandara harus dibuka lebih panjang."
Terlepas itu, diakui Agus, kasus keterlambatan terbang bisa tak terhindarkan saat periode puncak (peak season)
"Sulit dihilangkan tapi bisa dikurangi sangat mungkin. Dan semua SDM kamk kerahkan untuk memberikan services." (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya