MotoGP Mandalika Diundur ke 2022, Menteri Sandiaga Optimalkan Persiapan dan Promosi
Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno memastikan, penundaan penyelenggaraan ajang balap MotoGP Mandalika tahun ini tidak akan mengurangi rencana persiapan yang tengah dijalankan. Termasuk persiapan sarana pendukung di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Penundaan justru memberikan waktu yang lebih baik bagi Indonesia dalam mempersiapkan gelaran salah satu ajang sport tourism terbesar dunia itu tahun depan. "Karena kita akan punya waktu lebih banyak waktu untuk persiapan, promosi, karena akan ada ratusan ribu wisatawan yang hadir langsung menyaksikan perhelatan MotoGP di Mandalika," katanya, Selasa (13/4)
Seri MotoGP Mandalika rencananya akan dilangsungkan pada musim ini, bahkan sudah masuk dalam daftar cadangan kalender MotoGP 2021. Namun, setelah perwakilan FIM dan Dorna Sports melakukan peninjauan lapangan ke Sirkuit Mandalika pada pekan kemarin, diputuskan MotoGP Indonesia akan digelar pada paruh pertama MotoGP musim 2022.
Keputusan penundaan diambil dengan mempertimbangkan situasi di tengah pandemi COVID-19. Kendati demikian, perwakilan FIM dan Dorna Sports menyatakan terkesan dengan rencana proyek serta standar keselamatan yang ditetapkan.
"Ini kesempatan kita untuk memaksimalkan persiapan, juga uji coba sirkuit. Sehingga kita benar-benar punya tingkat kesiapan yang prima," ujarnya.
Pembangunan Sirkuit Target Selesai Juli 2021
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan pembangunan sirkuit di Mandalika selesai pada Juli tahun 2021. Begitu juga dengan pembangunan sejumlah fasilitas penunjang.
"Kita cukup yakin Juli (2021) akan siap sirkuitnya, fasilitas penunjangnya. Mudah-mudahan Oktober bisa diselenggarakan," kata Sandiaga, Rabu (20/1).
Sementara itu, terkait progres pemulihan sekaligus pengembangan lima destinasi super prioritas, Sandi mengatakan semua pihak telah bergerak. Sejumlah kementerian dalam Kabinet Indonesia Maju yang berkolaborasi dalam pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif nasional.
"All on progress, all on track, (semuanya sedang berjalan, semua sesuai rencana), termasuk yang MotoGP," imbuhnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya