Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Misbakhun: Pemerintah Genjot Pembangunan Infrastruktur untuk Efisiensi Logistik

Misbakhun: Pemerintah Genjot Pembangunan Infrastruktur untuk Efisiensi Logistik Misbakhun. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Juru Bicara Tim Kampanye nasional (TKN) Joko Widodo-KH Maruf Amin, Muhammad Misbakhun mengatakan salah satu tujuan Pemerintah melakukan percepatan pembangunan jalan tol untuk kelancaran dan efisiensi biaya logistik.

Menurut Misbakhun, pemerintah sedang menggenjot percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol serta infrastruktur yang lainnya seperti bandara, pelabuhan, dan jembatan. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pendistribusian barang.

"Jadi, keberadaan jalan tol ini adalah infrastruktur darat yang merupakan kombinasi dari moda transportasi laut. Jalan tol ini merupakan pendukung dari konsep tol laut yang merupakan visi-misi Presiden Jokowi," ujar Misbakhun dikutip Antara di Jakarta, seperti ditulis Sabtu (16/2).

Misbakhun mengatakan hal ini sebagai respons atas atas penilaian dari salah satu pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Faisal Basri. Faisal menyebut infrastruktur jalan tol saat ini kurang efisien dan hanya menekan biaya logistik secara nasional.

Faisal juga mengatakan, jika pemerintah mau menurunkan biaya logistik maka seharusnya yang digenjot adalah jalur laut. Namun, Misbakhun berpendapat lain. Dia menjelaskan pemerintahan mempercepat pembangunan infrastruktur jalan tol dan pelabuhan secara bersamaan untuk mendukung transportasi laut.

"Angkutan laut memang bisa mengangkut barang dalam jumlah besar, tapi untuk mendistribusikan barang masih membutuhkan infrastruktur jalan tol," katanya.

Mantan pegawai Dirjen Pajak Kementerien Keuangan ini menambahkan, saat ini biaya logistik belum turun secara signifikan. Sebab masih membutuhkan waktu untuk menyelesaikan konektivitas antar wilayah yang ada di Indonesia.

"Pembangunan yang berkesinambungan antara jalan jalan tol di darat dan pembangunan tol laut dapat mempersingkat jalur distribusi barang antar wilayah di Indonesia," katanya.

Misbakhun juga mencontohkan daerah pemilihannya di Pasuruan, saat ini sudah terhubung dengan jalan tol Trans Jawa. Menurut dia, keberadaan jalan tol yang melintasi Pasuruan ini manfaatnya sangat terasa karena jarak tempuh menuju pelabuhan di Surabaya juga menjadi lebih singkat.

"Jadi, warga di daerah pemilihan saya di Pasuruan dan Probolinggo juga sangat antusias menyambut keberadaan tol," tuturnya.

Misbakhun juga mengutip kajian Bank Dunia tentang Logistic Performance Index (LPI) 2018. Berdasarkan data tersebut, Indonesia berada di posisi ke-49 dengan skor 3,15. Posisi tahun 2018 ini, naik dari posisi sebelumnya pada tahun 2016 yakni berada pada peringkat ke-66 dengan skor 2,98.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP