Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Microsoft: Software bajakan merugikan pelaku usaha

Microsoft: Software bajakan merugikan pelaku usaha Microsoft. REUTERS

Merdeka.com - PT Microsoft Indonesia mendapati penggunaan perangkat lunak (software) bajakan berisiko merugikan pelaku usaha. Sebanyak 95 persen software bajakan mengganggu sistem komputer dan mengundang perilaku kriminal.

"95 persen dari software yang dijual bajakan di dalamnya ada malware yang bisa capture data-data pribadi pengguna software bajakan. Secara periodis software bajakan akan mengirimkan data tersebut ke pembuat software bajakan. Untuk dijual dan digunakan kriminal," jelas Presiden Direktur Microsoft Andreas Diantoro kepada merdeka.com, Senin (3/3).

Andreas mengungkapkan bahwa penggunaan software bajakan masih tinggi di luar kota besar.

"Jawa Tengah, Jawa Timur angka pembajakannya tinggi, Jakarta lebih sedikit karena relatif sudah pada memahami nilai tambah dari software original. Sebagian besar juga orang-orang Jakarta sudah menggunakan Windows 8 yang seperti oksigen," jelas Andreas.

Andreas menekankan bahwa penggunaan software bajakan dapat membahayakan transaksi perbankan yang dilakukan secara online. Perbankan sendiri, lanjut Andreas, sudah mulai menambah fitur keamanan bertransaksi secara online untuk meningkatkan keamanan transaksi menggunakan internet.

"Sebetulnya yang rugi adalah usernya sendiri, mereka akan mengalami kerugian financial, pengusaha kecil menengah itu bertransaksi menggunakan internet, risikonya besar sekali. Bank-bank yang melakukan survei, bahkan ada bank yang minta aditional security berupa nomor handphone sebagai pengaman tambahan," jelas Andreas.

Microsoft  berupaya meminimalisir penggunaan software bajakan melalui berbagai kerja sama. Antara lain dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan lembaga-lembaga pendidikan baik setara sekolah maupun universitas.

"Sebenarnya itu masalah ketidaktahuan. Pembajakan office itu 92-an persen. Sebetulnya itu sudah tidak perlu dibajak lagi, sebetulnya Windows 365 itu hanya Rp 13.000 untuk pelajar. Sekolah-sekolah dan Universitas yang bekerja sama dengan Microsoft itu sudah mendapatkan Office 365 secara cuma-cuma," katanya. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP