Meski Kasus Covid-19 Tengah Tinggi, 9.000 Wisatawan Asal DKI Tetap ke Bali per Hari
Merdeka.com - Gubernur Bali, Wayan Koster melaporkan, bahwa tingkat kunjungan wisatawan domestik asal ibu Jakarta tetap stabil. Kendati terjadi peningkatan kasus Covid-19 di wilayah ibu kota pasca libur Lebaran 2021.
"Kami laporkan, bahwa mengenai wisatawan domestik yang berkunjung ke Bali dari terutama Jakarta tidak ada perubahan yang signifikan walaupun ada kenaikan kasus (Covid-19)," ungkap dia dalam acara Weekly Press Briefing, Senin (28/6).
kata Koster, saat ini jumlah wisatawan asal ibu kota yang berkunjung ke pulau Dewata tetap normal. Yakni berkisar 8.000 sampai 9.000 orang per hari.
Sementara itu, jumlah wisatawan domestik yang berkunjung ke Bali melalui jalur darat bahkan mencatatkan jumlah yang lebih tinggi. "Lewat darat itu adalah levih dari 10.000 per hari," jelasnya.
Kendati demikian, dia mengimbau, kepada seluruh wisatawan, pelaku wisata, maupun masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin. Hal ini untuk mencegah risiko terpapar virus corona jenis baru tersebut.
"Jadi, tetap perlakuan kita menerapkan protokol kesehatan lebih ketat," tukasnya.
Sandiaga Uno Bantah Lonjakan Kasus Covid-19 Akibat Work From Bali
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno membantah keras isu miring bahwa kenaikan kasus Covid-19 saat ini akibat program Work From Bali yang dibuatnya.
"Beberapa hari terakhir kami koordinasi sama pak Gubernur (Bali), kami klarifikasi program Work From Bali bukan jadi pemicu peningkatan kasus," tegas Sandi dalam sesi teleconference, Senin (28/6).
Sandi mengatakan, berdasarkan laporan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Bali, dominasi lonjakan kasus dipicu oleh transmisi lokal, hampir mencapai 84 persen. Meski demikian, dia tak ingin berpaling dari angka kenaikan kasus, dan ingin terus memperkuat Work From Bali.
"Kita akan evaluasi program work from Bali. Tapi kami berterimakasih kepada wisatawan domestik, angkanya stabil 8.000 menurut laporan Bandara Ngurah Rai. Kami ingin program ini dilakukan dengan tingkat protokol kesehatan ketat dan disiplin, dengan vaksinasi dan testing," urainya.
"Sesuai Surat Edaran Mendagri, Work From Bali akan dimodifikasi untuk landaikan Covid-19. Kita akan gencarkan program CHSE, sesuai perintah pak Gubernur bahwa dana hibah pariwisata dan percepatan program yang bisa menyentuh masyarakat yang betul-betul membutuhkan," tegasnya.
Senada, Gubernur Bali I Wayan Koster menyatakan jika kasus positif Covid-19 di Pulau Dewata dalam satu pekan terakhir cenderung flat. "Itu tidak ada kaitannya sama sekali. Kasus Covid-19 ini naik karena adanya peningkatan aktivitas masyarakat, karena di Bali situasinya sudah seperti normal," jelas dia.
Kendati begitu, Wayan memaparkan data kenaikan kasus positif di Bali pun tidak terlalu signifikan. Menurut laporan yang dibacakannya, terdapat 1.408 kasus aktif, di mana 400 pasien di antaranya dirawat di rumah sakit, dan sisanya melakukan isolasi mandiri secara terpusat atau di rumah masing-masing.
"Yang meninggal sangat landai, di bawah 5 orang per hari. Kasus harian 150-250, mudah-mudahan bisa dikoordinasikan dengan cepat," ujar Wayan.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya