Meski ada Pelonggaran PPKM, Ekonomi Kuartal III Diprediksi Masih Terkontraksi
Merdeka.com - Ekonom sekaligus Direktur Celios (Center of Economic and Law Studies) Bhima Yudhistira memprediksi pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2021 masih terkontraksi. Meskipun saat ini Pemerintah melakukan pelonggaran dalam perpanjangan PPKM level 4 di Jawa-Bali.
"Ekonomi masih kontraksi di kuartal ke III. Motor utama konsumsi dan investasi kembali melemah setelah sebelumnya tumbuh positif di kuartal II," kata Bhima kepada Liputan6.com, Selasa (10/8).
Menurutnya, pelonggaran untuk pusat perbelanjaan atau mall di tengah perpanjangan PPKM level 4 di Jawa-Bali hingga 16 Agustus 2021 dinilai membingungkan. Karena mall hanya boleh beroperasi dengan kapasitas 25 persen saja.
"Perpanjangan PPKM dengan pelonggaran mall sebenarnya cukup membingungkan. Bayangkan mal dibuka tapi 25 persen kapasitas pengunjung, maka penyewa tenant lebih memilih menutup daripada memaksa buka tapi omsetnya rendah," ujarnya.
Bahkan jika para tenant mall memutuskan untuk beroperasi, maka pendapatan yang diperoleh dari pelonggaran tersebut belum bisa menutup biaya operasional karyawan dan sewa tempat tenant. "Untuk biaya operasional karyawan dan sewa tempat saja belum bisa menutup itu. Selain itu, syarat vaksinasi untuk masuk mall dinilai memberatkan konsumen," katanya.
Misalnya di Jakarta progress vaksinasi nya sudah tinggi diatas rata rata nasional, tapi pengunjung tidak hanya ber-KTP Jakarta saja, melainkan banyak pegawai komuter atau pengunjung luar Jakarta juga ke mall dan restoran.
"Ini artinya tidak bisa hanya satu daerah vaksinasinya tinggi kemudian berlaku syarat harus sudah vaksin ketika ke mal," pungkasnya.
Reporter: Tira Santia
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya