Mereka yang membuat Sri Mulyani marah
Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dikenal sebagai pribadi yang cerdas dan cekatan. Bahkan tak jarang mantan Direktur Pelaksana Bank dunia ini kritis terhadap sesuatu yang tidak berjalan semestinya.
Salah satu terobosan yang cukup menggegerkan masyarakat adalah dengan dilakukannya pemangkasan anggaran dalam APBN 2016, di mana saat itu dia baru saja diangkat kembali menjadi menteri keuangan menggantikan Bambang Brodjonegoro dalam reshuffle jilid 2.
Tak hanya itu, Sri Mulyani juga membuat beberapa kebijakan untuk mengoptimalkan penerimaan negara, seperti program pengampunan pajak (Tax Amnesty). Melalui program ini, pemerintah terbilang sukses membongkar harta kekayaan masyarakat, baik kelas bawah, menengah, maupun konglomerat yang belum dilaporkan kepada negara.
Dia pun tak segan-segan menyinggung beberapa pihak yang tidak mematuhi aturan yang berlaku. Seperti yang dilakukannya dalam Rapat Koordinasi Badan Layanan Umum (BLU) di kantornya.
Dalam acara tersebut, wanita kelahiran 26 Agustus 1962 itu menyinggung pemerintah daerah yang belum memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebab, dirinya mendengar keluhan terkait tata kelola pemerintah daerah yang dinilai melakukan kewenangan secara suka-suka dan membuat menjadikan masyarakat sebagai korban.
"Pemerintah daerah di Indonesia itu bervariasi. Ada bupati, walikota, gubernur yang sangat bagus sehingga menyebabkan seluruh unit dibawahnya menjadi ikut bagus. Ada yang tidak yang semuanya menjadi ikut tidak bagus. Ini yang menjadikan salah satu korban dari pimpinan yang tidak baik selalu rakyatnya," jelasnya. (mdk/azz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya