Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Susi tenggelamkan 107 kapal pencuri ikan sepanjang 2015

Menteri Susi tenggelamkan 107 kapal pencuri ikan sepanjang 2015 Menteri Susi Pudjiastuti. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat telah menenggelamkan sebanyak 107 kapal asing sepanjang 2015. Kapal-kapal tersebut diketahui melakukan pencurian ikan secara ilegal, baik di perairan Indonesia bagian Barat, Tengah, maupun Timur.

Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Satgas 115, Wakil Kepala Staf TNI AL Laksamana Widodo mengatakan kebanyakan kapal-kapal tersebut berasal dari Asia Tenggara.

"107 kapal tersebut rinciannya Vietnam sebanyak 39 kapal, Filipina sebanyak 34 kapal, Thailand sebanyak 21 kapal, Malaysia sebanyak 6 kapal, Indonesia sebanyak 4 kapal, Papua Nugini sebanyak 2 kapal, dan China hanya satu kapal," kata Widodo di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Senin (28/12).

Sementara itu, untuk tangkapan kapal pencuri ikan ilegal (illegal fishing) pada November dan Desember 2015 masih dalam proses inkracht di pengadilan. Sehingga, belum diketahui waktu pelaksanaan penenggelaman kapal-kapal tersebut.

"Harapan kami sebelum akhir tahun ini sudah bisa diputuskan. Namun karena proses hukum masih berkembang jadi kami belum bisa menargetkan kapan bisa ditenggelamkan," kata dia.

Dengan demikian, di 2016 KKP akan fokus pada pengawasan perairan di Arafura, Utara Halmahera Pasifik, dan Natuna. Sebab, perairan tersebut menjadi lahan incaran para pencuri ikan.

Selain itu, KKP juga akan mengefisienkan pesawat maritim milik TNI AU, TNI AL, dan kepolisian untuk melihat potensi pelanggaran. Widodo mengaku untuk pengadaannya sendiri masih dalam pembicaraan oleh tim di KKP, sehingga belum bisa diputuskan jumlah pesawat yang dibutuhkan.

"Ada juga tahun 2016 mendatang diharapkan kita sudah punya pesawat tanpa awak (Unmaned Aerial Vehicle) yang patroli ke wilayah pencurian ikan. Kapal-kapal kita siagakan, begitu ada sasaran akan langsung kita tangani," jelas Widodo.

Dengan adanya proyeksi tersebut, diharapkan angka pelanggaran pencurian ikan ilegal bisa semakin ditekan.

"Kalau sudah operasional dari kejaksaan dari pengadilan tatkala kita tangkap bisa tenggelamkan di tempat," pungkas dia.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP