Menteri Susi: Sudah lebih dari 15 tahun kita impor garam
Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menegaskan kebijakan impor garam sudah dilakukan sebelum era Presiden Joko Widodo. Maka dari itu, dia meminta agar kebijakan pemerintah untuk impor garam tidak dipolitisasi.
"Dari sudah lebih dari 15 tahun kita impor garam," ujarnya, di ruang rapat Komisi IV DPR RI, Jakarta, Senin (22/1).
Menteri Susi mengungkapkan saat ini pemerintah telah memutuskan mengimpor 3,7 juta ton garam untuk industri. "Jadi saya mohon ini juga tidak dipolitisir karena impor garam itu sudah jauh sebelum menteri KKP saya," kata Menteri Susi.
Sebagai informasi, pemerintah berencana mengimpor garam industri sebanyak 3,7 juta ton pada 2018. Impor tersebut dibutuhkan sebab Indonesia belum mampu memproduksi garam industri. Sementara kebutuhan garam industri terus meningkat setiap tahun.
Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan garam industri tersebut akan dialokasikan untuk perusahaan di bidang petrokimia. Sisanya untuk industri makanan dan minuman namun dalam jumlah kecil.
"Ada macam-macam, ada petrokimia, ada urusan lensa, ada kaca, urusan lensa mata macam-macam. (Untuk industri makanan dan minuman) Ada tapi bukan itu yang terbesar," ujar Darmin saat ditemui di Kantornya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya