Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Susi serahkan kapal China buruan interpol ke Argentina

Menteri Susi serahkan kapal China buruan interpol ke Argentina Menteri Susi Pudjiastuti. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan secara resmi kapal FV HUA LI-8 asal China yang ditangkap di perairan Lhokseumawe, Aceh pada Sabtu (23/4) lalu, ke Duta Besar Argentina untuk Indonesia Ricardo Luis Bocalandro. Kapal ini merupakan buronan dari Interpol atas permintaan Argentina karena mencuri ikan di perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Argentina.

"Hari ini kita serah terima kapal dan dokumennya ke Argentina. Jadi hari ini kami selesaikan semuanya. Kita serahkan semua dokumen bukti kepada Kedubes Argentina," ujar Susi di kantornya, Jakarta, Jumat (29/4).

Susi meyakini pihaknya telah memperlakukan Anak Buah Kapal (ABK) dengan baik, memenuhi kebutuhan-kebutuhannya, tidak menurunkan ABK ke daratan, dan tidak ada barang apa pun di kapal yang diturunkan. Meski begitu, kapal beserta ABK tersebut masih ditahan di Indonesia sebelum ada keputusan pasti dari Pengadilan Negeri Argentina.

"Posisi kapal remain di sini sampai keputusan dari pengadilan Argentina. (Perlakuan) ABK sesuai dengan proses. Sampai hari ini masih di sini," kata dia.

Sebelumnya, Dua kapal perang TNI AL menangkap kapal berbendera China di perairan Aceh. Sebanyak 29 anak buah kapal (ABK) turut diamankan petugas.

Kapal berbendera China yang diamankan yaitu FV HUA LI-8. Kapal itu dihentikan KRI Viper-820 dan KRI Pati Unus 384. "Kapal itu diamankan di perairan Aceh pada Jumat (22/4)," kata Danlantamal Belawan Brigjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, Sabtu (23/4).

FV HUA LI-8 kemudian dibawa ke Belawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut) untuk diproses lebih lanjut. "Kami berkoordinasi dengan Satgas IUU Fishing terkait penanganan tindak pidana dan pelanggaran yang disangkakan," sebut Widodo.

Selain dugaan pelanggaran di Indonesia, FB HUA LI-8 ditengarai merupakan buruan Interpol karena melakukan illegal fishing di wilayah ZEE Argentina pada 29 Februari 2016.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP