Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Susi sebut laut Indonesia masih 'dijajah' negara tetangga

Menteri Susi sebut laut Indonesia masih 'dijajah' negara tetangga Menteri Susi audit kapal eks asing. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terus menerus mengumbar 'kebencian' pada negara-negara yang hanya mengambil untung dari kekayaan laut Indonesia. Mulai dari pencurian ikan sampai aktivitas kapal asing ilegal.

Susi menyebut, lebih dari 20 tahun terakhir laut Indonesia 'dijajah' negara tetangga. "Di bidang perikanan telah dimanfaatkan dan banyak negara tetangga yang manfaatkan SDA laut kita untuk hidupi mereka," kata Susi di Jakarta, Rabu (11/3).

Selama empat bulan terakhir menjabat menteri, Susi mengaku banyak mendapat tekanan. Meski begitu Susi mengaku tetap bertekad menghadapi tekanan-tekanan itu selama kebijakan yang dibuatnya benar.

"4 bulan saya di KKP, (pemberantasan) ilegal fishing menjadi prioritas kita. Dengan menyetop semua kegiatan kapal kapal ikan yang berasal dari beberapa negara," tegasnya.

Pemilik maskapai penerbangan Susi Air ini mengklaim, belakangan ini sektor perikanan nasional telah kembali ke jalur yang lebih baik. Salah satu indikatornya, kata dia, sumbangan sektor perikanan membuat dua bulan terakhir tercatat deflasi.

"‪Perikanan telah menyeimbangkan deflasi. Itu adalah sebuah bukti bahwa kebijakan kita di arah yang benar," terangnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP