Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Susi: Satgas pencurian ikan tak ganggu kinerja TNI AL

Menteri Susi: Satgas pencurian ikan tak ganggu kinerja TNI AL Susi Pudjiastuti. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meresmikan Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (illegal fishing). Satgas ini dinilai tak mengganggu tugas dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dalam pencurian ikan ilegal.

"Tidak ada (tumpang tindih) karena pengarah saya kan TNI, jadi tidak ada melangkahi apapun," kata Susi di kantornya, Jakarta, Selasa (15/12).

Menurut dia, satgas tersebut justru bisa mempermudah pekerjaan TNI AL dalam memberantas penangkapan ikan secara ilegal. Yakni melalui monitoring untuk menganalisis data pergerakan kapal di seluruh Indonesia, terutama di wilayah Sulawesi Utara, Morotai bagian Utara, dan Papua bagian Utara.

"Tugasnya mereka akan mengeliminasi menghabiskan kegiatan pencurian ikan di semua wilayah. Karena mereka mencuri itu kan tergantung musim tangkap dan musim pergerakan ikan," imbuhnya.

Susi menargetkan hingga akhir tahun ini akan ada 40 penenggelaman kapal pencurian ilegal. Bukan hanya itu, penenggelaman kapal yang masih dalam proses sebanyak 100 kapal juga akan selesai akhir tahun ini.

Sementara itu, Wakil Kepala Staf TNI AL Laksamana Widodo mengatakan satgas ini bisa menjadi sinergitas antar lembaga dalam menekan penangkapan ikan ilegal. Selain itu, lanjut dia, TNI AL akan mendukung segala keputusan yang diambil satgas.

"Dengan dibentuknya satgas yang efektif pada 1 Januari 2016, kami yakin akan semakin bagus karena libatkan seluruh institusi agar timbul efek jera terhadap pelaku ilegal di perikanan kita," kata Widodo.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP