Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Susi minta bantuan TNI AL kejar kapal asing

Menteri Susi minta bantuan TNI AL kejar kapal asing Susi Pudjiastuti dan TNI AL. ©2014 merdeka.com/henny rachma sari

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengumpulkan seluruh anak buahnya di ruang kerjanya, Lantai 7 gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat. Susi bermaksud menunjukkan di radar, ada kapal besar yang diduga melakukan transhipment atau bongkar muat di tengah perairan Indonesia.

Kapal yang tertangkap monitor Vehicel Monitoring System (VMS) KKP diketahui bernama Fu Yuan Yu. Ini merupakan kapal angkut atau sejenis kapal Hai Fa yang sudah terlebih dulu ditangkap.

Indikator yang menyebutkan kapal tersebut melakukan transhipment adalah sinyal VMS dari kapal itu sinyalnya kedip-kedip dan banyaknya kapal-kapal kecil lain yang berada disekelilingnya. Status terakhir Kapal Fu Yuan Yu mengaktifkan VMS pada pukul 13.14 WIB.

"Kelihatannya mau keluar dari perairan Cirebon, mau angkut," ujar Susi di ruangannya, Jakarta, Selasa (24/2).

Sementara itu, Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Asep Burhanuding mengatakan pihaknya telah meminta bantuan TNI AL untuk memeriksa kapal yang disinyalir milik PT Antartica tersebut.

"Minta bantuan TNI AL untuk diperiksa. 3.000-4.000 GT. Kapal tramper. Milik PT Antartica," kata Asep.

Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menghubungi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya Ade Supandi untuk mengerahkan anak buahnya mengejar kapal Fu Yuan Yu. Saat ini posisi kapal berada pada 30 mil dari laut Jakarta.

"Saya sudah telepon panglima dan KRI untuk memeriksa ke sana. Posisinya 30 mil dari Jakarta. Di koordinat 0450125 108,9365," ucapnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP