Menteri Susi kesal racun sianida dipakai nelayan tangkap ikan hias
Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan banyak nelayan yang memakai racun Potasium Sianida untuk mencuri ikan. Padahal, racun sianida sangat berbahaya untuk perairan Indonesia terutama kelestarian terumbu karang.
"Nelayan kalau mau mengangkut ikan bawanya 10 liter, kebayang tidak? Jadi itu masuk ke ilegal destruktif, karena sangat luar biasa kerusakan disebabkan," ujar Susi di kantornya, Jakarta, Jumat (12/2).
Susi mengatakan, nelayan tersebut mendapatkan asupan racun ikan atau sianida dari Malaysia. Tidak hanya dari negeri Jiran, Potasium Sianida juga masuk melalui kapal-kapal ikan dari Hongkong.
"Banyak potasium dibawa dari Malaysia, penyelundupan dari Malaysia atau dibawa kapal-kapal ikan Hongkong yang mau jemput ikan hidup di keramba masyarakat," kata dia.
Dia mencontohkan, ikan napoleon, kerapu dan ikan hias yang banyak ditangkap menggunakan Potasium Sianida. Menurut dia, racun ini sering digunakan oleh nelayan-nelayan di pulau kecil.
"Ada indikasi potasium dipasok dari kapal Hongkong dan beberapa kapal ikan negeri seberang," pungkas Susi.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya