Menteri Susi: Kapal asing ilegal curi beras, gula serta satwa langka
Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti tak henti-hentinya menyerang kapal asing illegal, unreported and unregulated fishing (IUUF) yang beroperasi di Indonesia. Susi terlihat sangat kesal dengan keberadaan kapal asing karena sangat merugikan Indonesia.
Menurut Susi, kapal asing ilegal tersebut tidak hanya mencuri ikan Indonesia, tapi juga mencuri barang dan kekayaan alam lainnya. Selain itu, kapal ilegal juga kerap menjadi penggerak penyelundupan manusia antar negara.
"Selain mau curi ikan mereka juga bawa barang-barang kebutuhan pokok seperti beras, gula bahkan narkoba juga baju bekas. Karena kapal IUUF menjadi alat transportasi penyelundupan manusia, narkoba bahkan senjata," tegasnya di Kantornya, Jakarta, Kamis (15/10).
Tidak hanya itu, kapal-kapal tersebut terkadang juga membawa satwa-satwa langka, terutama dari Papua. Nahkoda dan awak kapal yang datang ke Indonesia juga kerap menularkan penyakit seperti HIV AIDS yang sangat berbahaya bagi masyarakat Indonesia.
"Dari sini ( Indonesia) mereka bawa binatang langka, penangkapan ikan yang dilindungi, bahkan satwa non perikanan. Burung Kakak Tua, Kura-Kura, kulit buaya dan menularkan HIV AIDS juga," ungkapnya.
Mantan Bos Susi Air menegaskan akan memberi tindakan tegas kepada oknum-oknum yang pelaku ataupun terlibat dalam IUUF. Sebagai langkah awal, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan diminta tidak memberikan izin pengusaha memiliki pelabuhan sendiri.
"Pelabuhan khusus untuk perusahaan akan banyak diselewengkan penggunaannya. Kalau penyelundupan ini tidak dicegah ya sama aja. Akan tetapi kalau Presiden sudah perintahkan dan masuk program nasional di singkronisasikan dengan penindakan IUUF," tutupnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya