Menteri susi: Bantuan bencana jangan cuma dibangunin rumah
Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ingin mengubah pola bantuan bencana di Indonesia yang selama ini dinilai kurang produktif. Bantuan hanya dilakukan dengan recovery dan rekonstruksi bangunan saja.
Menurut Susi, bantuan bencana seharusnya dengan membangun bisnis berkelanjutan. Tanpa ada bisnis, daerah usai bencana akan kesulitan memulihkan perekonomian mereka. "Jadi bukan hanya diberi fisik dan dikasih rumah atau perahu.di Dibangun keberlangsungan ekonomi. Harus ada bisnis recovery. Kegiatan ekonomi jadi jalan lagi," kata Susi Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (24/11).
Susi menyebut, percuma nelayan dikasih kapal jika tidak disediakan pasar untuk menjual ikan mereka. Namun demikian, menurut Susi yang paling penting adalah alat pendeteksi bencana awal. "Dibantu fisik ada limitasinya (batasan) berapa lama. Semua ini saya minta didiskusikan karena asistensi dan penanganan bencana harus berkelanjutan," tegasnya.
Membahas ini semua, kementerian kelautan dan perikanan mengadakan seminar internasional mengenang 10 tahun bencana gempa dan tsunami Aceh. Hasil seminar ini diharapkan dapat memperbaiki persiapan bencana seperti tsunami. Selain itu, hasil seminar dapat meningkatkan kesadaran, peran dan partisipasi semua pihak dalam mitigasi bencana guna mereduksi dampak lingkungan serta sosial dari bencana tsunami.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Syamsul Ma'arif mengatakan untuk mengurangi dampak bencana sangat berkaitan dengan rencana yang dikembangkan pemerintah. Dalam penanggulangan bencana, pemerintah Indonesia selalu berusaha melihat kearifan dan pengetahuan lokal dalam manajemen bencana. "Perubahan iklim mau tak mau memaksa masyarakat penduduk RI untuk hidup berdampingan dengan bencana," kata Syamsul.
(mdk/arr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya