Menteri Susi bangga kebijakannya buat tangkapan nelayan meningkat
Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti membuka Rapat kinerja Teknis (Rakernis) 2016 di Kantornya, Senin (30/5). Dalam sambutannya, Susi kembali menegaskan pentingnya mendorong pertumbuhan sektor kelautan dan perikanan melalui berbagai kebijakan.
Susi menjelaskan, pihaknya telah mengeluarkan banyak kebijakan, salah satunya tertuang dalam misi tiga pilar yakni kedaulatan, keberlanjutan dan kesejahteraan.
Dari catatan Susi, dua tahun terakhir telah terjadi peningkatan hasil tangkapan nelayan tradisional dan melimpahnya ikan yang di daratkan.
"Produksi di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) berbasis kapal lokal naik 99,14 persen dari tahun 2014 ke 2015. Pertumbuhan PDB Perikanan sepanjang tahun 2015 selalu berada di atas rata-rata pertumbuhan PDB kelompok pertanian dan PDB nasional. Bahkan mencapai angka 8,96 persen pada triwulan IV-2015," kata Susi kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (30/5).
Selain itu, kebijakan reformasi penganggaran juga sudah dilakukan KKP mulai 2016 ini, dan pihaknya telah memberikan porsi 80 persen dari anggaran untuk kepentingan stakeholders. Menurut Susi, kebijakan ini agar perencanaan lebih efektif dan efisien dalam memberikan bantuan ke masyarakat.
"Saya juga meminta agar seluruh belanja barang tahun 2016 yang akan diserahkan pada masyarakat dapat diawasi proses penetapan calon penerimanya," tutur Susi.
Saat ini, Susi berharap sektor perbankan bisa menurunkan suku bunga pinjaman dan memberi kelonggaran pada nelayan-nelayan eks cantrang di Pantai Utara Jawa (Pantura) sehingga dapat mengganti alat tangkapannya dengan yang ramah lingkungan.
"Untuk mendukung distribusi dan pemasaran hasil tangkapan nelayan, saya telah memberikan penugasan kepada PT Perikanan Indonesia (Perindo) dan PT Perikanan Nusantara (Perinus), termasuk untuk meningkatkan volume dan nilai ekspor ke depannya," tutupnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya