Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Sri Mulyani: Mencapai Indonesia Maju Tak Seperti Bangun Candi Roro Jonggrang

Menteri Sri Mulyani: Mencapai Indonesia Maju Tak Seperti Bangun Candi Roro Jonggrang Sri Mulyani. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, untuk mencapai target visi Indonesia Maju pada 2045 tidak semudah yang dibayangkan. Sebab, butuh persyaratan dan persiapan yang betul-betul matang.

"Mencapai Indonesia Maju tidak seperti Candi Roro Jonggrang yang dibuat dalam waktu semalam. Dia membutuhkan suatu persyaratan dan persiapan," katanya dalam webinar Akselerasi Indonesia Maju melalui Penanaman Modal dan Insentif Fiskal, Kamis (1/4).

Bendahara Negara itu mengatakan persiapan yang dilakukan untuk mencapai Indonesia maju antara lain bagaimana membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Selain itu juga membangun infrastruktur dalam negeri.

"Bagaimana kita harus terus mampu tak hanya mengadopsi menggunakan tapi jadi inventer dari teknologi. Bagaimana sektor publik, birokrasi harus diperbaiki kualitasnya dari sisi produktivitas, pelayanan dan tata kelola," jelas dia.

Syarat Selanjutnya

menteri sri mulyani: mencapai indonesia maju tak seperti bangun candi roro jonggrangRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Selain itu, syarat lain agar bisa menjadi negara maju adalah bagaimana Indonesia memanfaatkan sumber daya yang dimiliki. Dengan wilayah lautan yang lebih luas dari daratan, tentu hal ini bisa menjadi potensi yang luar biasa besar dari Indonesia.

"Tidak hanya prasyarat untuk Indonesia saja, semua negara kalau mau jadi high income country, advance country sejahtera dan adil mereka harus menyiapkan dengan strategi policy seperti yang sudah saya sampaikan, elemen manusia, institusi, infrastruktur, teknologi, dan sumber daya termasuk keuangan negara," ungkapnya.

Menteri Sri Mulyani menambahkan, tidak banyak negara yang mampu menyusun strategi dan mampu keluar dari jebakan negara menengah (middle income trap). Bahkan di Asia hanya Singapura, Korea Selatan, Taiwan, dan Jepang yang mampu keluar dari middle income trap.

"Di Eropa tidak banyak kecuali negara yang masuk dalam high income country. Di latin Amerika belum ada kecuali Cile yang bisa masuk dan kalau dilihat dalam tabel betapa banyak negara mereka bisa mencapai status middle income tapi sudah 20-25 tahun stuck in the middle makanya disebut middle income trap," pungkas dia.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP