Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Sri Mulyani ingatkan Anies-Sandi tak asal habiskan uang APBD

Menteri Sri Mulyani ingatkan Anies-Sandi tak asal habiskan uang APBD Rilis mengungkap modus penyelewangan fasilitas kepabeanan PT SPL. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar semua kegiatan tidak hanya dibuat untuk menghabiskan anggaran saja. Tetapi harus sesuai dengan kinerja dan juga kebutuhan.

Selain itu, tidak berlebihan dalam menyusun anggaran (overbudgeting). Sebab, kata dia penyusunan anggaran yang bijaksana akan memudahkan penyerapan anggaran.

"Jadi semua tak harus untuk dibelanjakan. Berapa kebutuhan belanja yang diperlukan sehingga anda tidak overbudgeting," kata Menteri Sri di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (27/12).

Untuk 2018, DKI menganggarkan APBD DKI sebesar Rp 77,1 triliun. Sedangkan, di APBD DKI 2017, DKI masih memiliki uang kas di daerah sebesar Rp 20 triliun per November 2017.

Menteri Sri pun menyampaikan kiatnya agar anggaran bisa terserap optimal. Sebab, jika penggunaan anggaran tidak optimal akan menghambat perkembangan negara.

"Simplifikasikan jumlah kegiatan program. Kedua, gunakan data histori daerah lain atau pusat untuk mengetahui satuan biaya yang dibutuhkan. Sehingga anda tidak overbudget," ungkapnya.

"Ya lebih bagus memang begitu ketimbang anggaran dihabiskan untuk dikorupsi. Tapi di sini dilema kita, kita bakal kehilangan waktu untuk membangun negara ini jika anggaran tidak terserap optimal," ucapnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP