Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Sofyan: Wajar Jokowi 'beri' saham Newmont ke Arifin Panigoro

Menteri Sofyan: Wajar Jokowi 'beri' saham Newmont ke Arifin Panigoro Sofyan Djalil. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pebisnis Arifin Panigoro berencana mengakuisisi mayoritas saham PT Newmont Nusa Tenggara. Bahkan, Presiden Joko Widodo disebut telah menyetujui rencana tersebut karena menyangkut kepentingan nasional.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil mengatakan, rencana tersebut masih dalam proses penggodokan. Namun, secara umum pihaknya menyetujui apabila ada perusahaan dalam negeri yang mengambil alih aset tersebut.

"Saya belum dengar bagaimana, yang jelas Pak Arifin Panigoro kemarin ketemu pak presiden, waktu itu saya tidak mendampingi, saya belum tahu bagaimana, tetapi secara umum kalau ada perusahaan domestik bisa mengambil alih aset tersebut dan itu kemudian comercial term itu bagus, tentu kita akan dukung, tetapi ini kah lebih kepada comercial arrangement antara Newmont dengan Medco," ujarnya di Jakarta, Rabu (6/4).

Sebelumnya, Arifin menyatakan minatnya untuk mengakuisisi 76 persen saham Newmont Nusa Tenggara. Penurunan permintaan dari China telah menekan harga berbagai komoditas termasuk tembaga dan batu bara, tetapi para investor telah bersiap-siap untuk mengambil keuntungan dari valuasi aset Newmont di Indonesia yang relatif lebih menarik.

"Saya dengar bahwa Pak Arifin Panigoro menyatakan presiden mendukung, dan saya pikir wajar saja kalau presiden memberikan dukungan kepada perusahaan lokal dan mau mengambil newmont selama mendapatkan term yang bagus dan kemudian dapat financing dan newmont kemudian ok," jelas Sofyan.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP