Menteri Sofyan: Pemerintah beri jaminan politik bangun kereta cepat
Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Menteri PPN/Bappenas), Sofyan Djalil mengatakan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tidak termasuk dalam 30 proyek prioritas yang tengah digenjot oleh pemerintah. Menurut dia, proyek ini masuk dalam 225 proyek strategis nasional.
Meski hanya proyek strategis, pengerjaan ini tetap diutamakan, terlebih proyek ini sudah dilakukan groundbreaking. "Ini (kereta cepat) dalam proyek yang 225 (proyek strategis)," ujar Sofyan di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (10/2).
Selain diutamakan, proyek yang bekerja sama dengan China ini juga mendapat bantuan secara maksimal oleh pemerintah. Mulai dari regulasi, dukungan finansial, hingga dukungan perizinan pertanahan akan dipermudah pemerintah.
Meski belum ada masalah yang menghambat pengerjaan, kata Sofyan, masih ada beberapa hal dari regulator yang mesti diselesaikan. Selain itu, pemerintah juga akan memberikan jaminan politik dalam pembangunan kereta cepat ini.
"Jaminan politik ini bukan jaminan uang, tapi jaminan pemerintah yang tidak akan merugikan investor," lanjut Sofyan.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan 30 proyek prioritas merupakan bagian dari 225 proyek strategis nasional. Semua proyek ini telah masuk dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 tahun 2016 yang dilandasi oleh Perpres Nomor 75 tahun 2014.
"Proyek yang masuk sebagai prioritas akan mendapatkan kemudahan seperti Pra Study persiapan hingga skema intensif dan disintensif," kata Darmin. (mdk/sau)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya