Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Sofyan: Jokowi perintahkan tambah kapal Ferry ke Natuna

Menteri Sofyan: Jokowi perintahkan tambah kapal Ferry ke Natuna Kepulauan Natuna. ©REUTERS/Tim Wimborne

Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas, Sofjan Djalil, mengungkapkan Presiden Joko Widodo memerintahkan adanya pembangunan infrastruktur dan kelistrikan di Natuna. Menteri Sofyan menyadari terpencilnya wilayah tersebut membuat pembangunan selama ini terabaikan.

Natuna adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Natuna merupakan kepulauan paling utara di selat Karimata.

"Infrastruktur, listrik, jalan, pelabuhan ikan, bandara diperpanjang. Semua itu bagian dari pembangunan wilayah perbatasan. Menambah lalu lintas transportasi, Ferry. Karena jauh sekali loh Natuna. Dari Pontianak kalau naik kapal 12 jam. Kalau ke Riau ke Tanjungpinang sekitar 2 hari," ujar Menteri Sofyan di Kantornya, Jakarta, Jumat (24/6).

Presiden Jokowi, lanjutnya, juga ingin ada pengembangan sektor energi di ‎Natuna. Blok migas yang ada di sana diminta untuk dikembangkan. Salah satunya Blok D Alpha Natuna yang disebut oleh SKK Migas memiliki kandungan cadangan gas terbesar di Indonesia.

"Ada program pengembangan energi. Misalnya Blok D Alpha Natuna yang dulu dan ada blok lain yang sudah ditender," ucapnya.

Sementara dalam waktu dekat, dirinya ingin infrastruktur listrik lebih banyak dibangun. Dengan demikian, diharapkan akan membuat Natuna menjadi lebih hidup perekonomiannya.

"Pak Presiden datang ke sana untuk melihat pembangunan wilayah perbatasan. Lihat apa masalahnya, bagaimana percepatan pembangunan, karena salah satu program pemerintah adalah pembangunan wilayah perbatasan, daerah tertinggal. Natuna termasuk itu."

Soal kebutuhan dana, pihaknya masih akan membicarakannya lebih lanjut. "Itu sedang dihitung," tutupnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP