Menteri Siti Sebut RI Bisa Jadi Negara Percontohan Atasi Perubahan Iklim
Merdeka.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar mengatakan, program rehabilitasi 150 ribu hektar mangrove akan menjadi sorotan dunia internasional. Sebab program ini akan berpengaruh pada agenda perubahan iklim dunia.
Menurutnya, saat ini Indonesia masuk dalam kategori medium dalam agenda perubahan iklim. "Berita gembiranya di climate change Indonesia sudah di kategori medium," kata Siti Nurbaya di Jakarta, Selasa (26/1).
Bahkan, dengan pencapaian sedikit lagi, Indonesia bisa menjadi salah satu negara percontohan dalam upaya mengatasi perubahan iklim. "Kita itu sedikit lagi jadi negara yang baik untuk contoh climate change yang bagus," ungkap Siti.
Selain itu, Indonesia juga telah memiliki One Map Mangrove yang menjadi data tunggal wilayah hutan mangrove. Sehingga program rehabilitasi mangrove akan lebih mudah. "Untuk One Map Mangrove, kami sudah ada datanya per provinsi dan petanya juga sudah ada tinggal ambil saja, kata dia.
Demi kelancaran program ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta Pemerintah Daerah untuk turut serta mendukung program pemerintah pusat. Luhut meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan koordinasi dengan pemda setempat.
Sebab, program ini berpeluang menciptakan lapangan kerja di daerah. "Mereka juga akan mendapat buahnya dari program ini karena itu menciptakan lapangan kerja," ujar Luhut.
Luhut pun mendelegasikan Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan untuk melakukan koordinasi detail di lapangan dalam implementasi program. Dia meminta ada evaluasi rutin untuk mengawal program rehabilitasi mangrove agar tidak melenceng dari target yang telah ditetapkan.
"Kita lakukan evaluasi sebulan sekali atau dua kali agar jangan sampai melenceng dari program yang sudah kita susun ini," tutupnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya