Menteri Saleh minta ekspor perabot rumah sumbang devisa USD 5 miliar
Merdeka.com - Menteri Perindustrian Saleh Husin memuji kemajuan industri mebel dan furniture di Indonesia yang terus meningkat. Berdasarkan data yang dimiliki oleh Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO) nilai ekspor mebel mencapai USD 1,7 miliar hingga USD 1,9 miliar per tahun.
"Pemasukan devisa dari kerajinan ini terus meningkat. Tahun 2014 saja tercatat mengalami peningkatan nilai transaksi mebel dan furniture sebesar USD 2,2 miliar dari tahun sebelumnya yang hanya USD 1,8 miliar," ujar Menteri Saleh usai pembukaan pameran International Furniture & Craft Indonesia (IFFINA) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (10/3).
Peningkatan nilai tersebut, lanjut Menteri Saleh, menumbuhkan optimisme yang besar terhadap industri mebel dan furniture. Dirinya menargetkan, hingga 5 tahun mendatang nilai transaksi dalam kerajinan mebel dan furniture mampu tercapai sebesar USD 5 miliar untuk devisa Indonesia.
"Tentu ini perlu kerja keras, kerja bersama Kemenperin selaku pemerintah dan para pelaku di industri furniture dan kerajinan mebel untuk bagaimana kita terus meningkatkan kualitas mutu daripada produknya maupun desainnya yang terus dikembangkan" kata dia.
"Seperti kita tahu setiap daerah kan mempunyai desain yang unik, nah kami pemerintah mendorong agar hal ini dikembangkan," pungkasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya