Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Saleh bujuk Siam Cement tambah investasi di Indonesia

Menteri Saleh bujuk Siam Cement tambah investasi di Indonesia saleh husin. ©salehhusin.net

Merdeka.com - Pemerintah membujuk Siam Cement, konglomerasi bisnis asal Thailand, mengembangkan produk kimia dan karet olahan di Indonesia. Mengingat, perusahaan kimia SCG tengah agresif ekspansi dan Thailanda merupakan produsen karet terbesar di dunia.

“Jadi, kami minta produk derivatif mereka juga dapat dikembangkan di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor,” ujar Menteri Perindustrian Saleh Husin, dalam siaran pers, Sabtu (5/3).

Kemarin, Menteri Husin menerima perwakilan SCG. Katanya, mereka tengah mempelajari potensi pasar di Indonesia.

"Selain meperkenalan Roongrote Rangsiyopash sebagai Presiden dan CEO SCG yang baru."

Dia menegaskan pemerintah terus membuka peluang ke investor asing untuk mengembangkan bisnis di Indonesia. Untuk itu, berbagai kebijakan guna menciptakan iklim usaha kondusif telah dikeluarkan.

Diantaranya, pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) untuk izin investasi yang hanya memakan waktu tiga jam.

Roongrote menyampaikan, SCG telah memiliki tiga bisnis utama. Yaitu, SCG Cement-Building Material yang memproduksi semen, beton, mortar, ubin keramik, atap keramik, dan papan semen.

Lalu, SCG Chemicals yang memproduksi olefin, vinyl chloride monomer, polyethylene, polypropylene, poly vinyl chloride, dan polystyrene. Dan, SCG Packaging yang memproduksi kemasan kertas dan kemasan makanan.

"Hingga saat ini SCG memiliki lebih dari 200 perusahaan dengan jumlah karyawan sebanyak 52.500 orang di seluruh dunia,” ungkapnya.

Sejak 2011-2012, SCG mulai ekspansi bisnis ke Indonesia. Itu meliputi 24 perusahaan dengan jumlah karyawan sebanyak 7.100 orang.

Sedangkan, nilai asset SCG di Indonesia mencapai Rp 17.167 triliun atau mendekati 50 persen dari total aset perusahaan di ASEAN. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP