Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Rini minta TKI optimal manfaatkan layanan BUMN

Menteri Rini minta TKI optimal manfaatkan layanan BUMN ATM BNI di Hong Kong. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Rini mengapresiasi upaya PT Bank Negara Indonesia (BNI) untuk terus mengembangkan layanannya di Singapura dan negara-negara tempat para pekerja Indonesia bekerja di luar negeri. Aksi ekspansi akan semakin mendekatkan layanan perbankan kepada para pekerja migran.

Selain itu, langkah BNI untuk menggelar pelatihan-pelatihan bagi tenaga kerja Indonesia patut diapresiasi dan ditiru oleh BUMN lain.

"Dengan pelatihan tersebut para tenaga kerja akan mendapatkan bekal keterampilan ketika pulang ke Tanah Air. Nanti jangan lupa datang ke BNI untuk minta kredit untuk mengembangkan usahanya. Sekarang sudah tersedia Kredit Usaha Rakyat di BNI dengan suku bunga 9 persen. Dan kalau pulang ke Indonesia jangan lupa menggunakan Garuda Indonesia," ujar Rini di hadapan sekitar 400 tenaga kerja Indonesia di Singapura, Selasa (17/2).

Menteri Rini mengatakan pemerintah ingin terus berupaya memberikan perlindungan bagi tenaga migran antara lain dengan membangun banyak pelatihan di Indonesia sehingga tenaga migran mendapatkan pelatihan sebelum pergi ke luar negeri. Dengan cara itu, mereka akan terlindungi dari upaya eksploitasi di negara asing.

"Pemerintah ingin melindungi seluruh warga negaranya, baik di dalam maupun di luar negeri, karena kami sadar bekerja di luar negeri itu berat, karena jauh dari keluarga. Tugas pemerintahlah untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk para tenaga kerja Indonesia itu," ujarnya.

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura I Gusti Ngurah Swajaya menuturkan, di Singapura terdapat sekitar 200.000 warganegara Indonesia di mana sekitar 120.000 diantaranya adalah para tenaga kerja.

Sebagai informasi, BNI memperluas jangkauan layanan remitansi di Singapura dengan menambah BNI Remittance Center di City Plaza. Sebelumnya, perseroan telah mengoperasikan Kantor Cabang di kawasan Robinson Point dan BNI Remittance Center di Lucky Plaza, Orchad Road, Singapura.

Tambahan kantor layanan terbatas tersebut memperkuat jangkauan layanan remitansi BNI bagi sekitar 120.000 lebih tenaga migran Indonesia di Singapura.

Peresmian LPB atau disebut BNI City Plaza Remittance Center tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno di Singapura, Rabu (17/2).

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengungkapkan, perluasan kantor layanan tersebut dimaksudkan untuk memberikan tambahan kemudahan bagi para tenaga migran Indonesia dalam melakukan transaksi kiriman uang ke Indonesia. Upaya BNI yang pertama adalah dengan mendirikan BNI Remittance Center di Lucky Plaza.

Seiring dengan bertambahnya jumlah TKI serta meningkatnya kebutuhan akan layanan kiriman uang, BNI berusaha untuk terus memberikan layanan yang lebih baik dengan menambah satu outlet limited purpose branch yaitu BNI Remittance Center yang berlokasi di City Plaza.

Pemilihan City Plaza sebagai lokasi outlet BNI Remittance Center yang baru adalah tepat mengingat kawasan di sekitar City Plaza merupakan tempat berkumpulnya komunitas tenaga migran Indonesia saat libur bekerja di akhir pekan. BNI Remittance Center City Plaza mulai beroperasi sejak 5 November 2015.

"Sejak awal pembukaan sampai dengan saat ini terlihat adanya peningkatan yang cukup signifikan atas transaksi kiriman uang ke Indonesia," ujar Baiquni.

Pada 2015, BNI melayani 89.533 transaksi remitansi dari Singapura. Sebagai bentuk apresiasi terhadap kepercayaan nasabah, khususnya kepercayaan para tenaga migran Indonesia dalam menggunakan jasa remitansi BNI di Singapura, BNI menggelar event yang didedikasikan untuk para tenaga kerja migran tersebut.

Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian Peresmian BNI City Plaza Remittance Center pada tanggal 17 Februari 2016. Pada kesempatan tersebut, lebih dari 400 orang pekerja migran asal Indonesia diundang oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Sebelumnya, BNI melaksanakan Capacity Building berupa pelatihan kewirausahaan dan keterampilan bagi para tenaga kerja migran sebagai bekal untuk beriwirausaha bila mereka tidak lagi menjadi tenaga kerja migran kembali.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP