Menteri Rini: Inalum berpotensi kuat ambil saham Freeport
Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku telah mengkaji perusahaan BUMN yang bakal membeli divestasi saham PT Freeport Indonesia. Terdapat dua BUMN yang bakal membeli saham Freeport yaitu PT Aneka Tambang dan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum)
Rini memperkirakan Inalum punya potensi paling besar beli saham Freeport. Lantaran, pembelian saham tersebut, kata dia, didapat dari pinjaman luar negeri atau utang.
"Dan yang paling kuat adalah Inalum. Tapi kami akan lihat apakah kombinasi secara konsorsium antara Inalum dengan Antam. Masih dianalisa finalnya. Saya harapkan dalam seminggu ini final," ujar Rini kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).
Rini menegaskan pinjaman luar negeri tersebut bukan berasal dari China. Dia masih menunggu adanya penawaran dari perbankan internasional.
"Karena harus dari penawaran mereka dulu. Kita sendiri sudah ada analisa. Finansial Advisornya pakai Bahana Securities," paparnya.
Mantan menteri perdagangan ini menambahkan nantinya saham pemerintah di Freeport saat ini sebesar 9,36 persen bakal menjadi jaminan pinjaman untuk membeli saham 10,64 persen.
"Kami sedang analisa, apakah akan kita masukkan itu untuk dapat diproses jadi penjaminan untuk mencari dana untuk ambil 10,64 persen. Untuk capai 20 persen," tandasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya