Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Rini enggan komentar terkait penunjukan bos baru Pertamina

Menteri Rini enggan komentar terkait penunjukan bos baru Pertamina Pertamina. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pemerintah belum menentukan pengganti Dwi Soetjipto sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Saat ini, pemerintah menunjuk Yenny Andayani sebagai Pelaksana Tugas Dirut Pertamina.

Pemerintah memiliki waktu 30 hari untuk menentukan bos Pertamina. Akan tetapi, sudah melebihi waktu Presiden Joko Widodo juga belum menunjuk pejabat definitif. Untuk itu, masa kerja Yenny Andayani diperpanjang.

Kini, beredar kabar bahwa nama-nama seperti dari Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III Elia Massa Manik dan Staf Khusus Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin menjadi kandidat terkuat pengganti Dwi Soetjipto sebagai Direktur Utama PT Pertamina Persero.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno enggan berkomentar terkait penunjukan Direktur Utama Pertamina Persero ini.

"No Comment, saya tidak komentar," kata Rini Soemarno ketika ditanya wartawan usai mendatangi acara anugerah inovasi Pertamina (APQ) di Jakarta, Rabu (15/3).

Hingga berjalan menuju ke mobil dinas, Rini Soemarno hanya melambaikan tangan kepada wartawan tanpa menjawab pertanyaan wartawan terkait dengan penunjukan Direktur Utama Pertamina.

Dalam acara tersebut, Rini menyampaikan betapa pentingnya perusahaan BUMN berkolaborasi satu sama lain. Karena keuntungannya juga dimanfaatkan untuk kepentingan negara.

Dia menjelaskan, para karyawan yang bekerja di perusahaan BUMN beserta dengan anak perusahaannya berjumlah sekitar 10 juta. Sehingga sebagian besar masyarakat Indonesia menggantungkan hidup dari perusahaan-perusahaan negara.

"Jika inovasi-inovasi Pertamina tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan, maka akan banyak masyarakat Indonesia mendapatkan manfaat besar baik secara kinerja maupun kesejahteraan," katanya.

Rini Soemarno mengharapkan dari sebanyak 143 perusahaan BUMN dan total sebanyak 700 perusahaan dari anak cabang BUMN dapat menghasilkan inovasi-inovasi di setiap bidang yang menjadi fokus bisnisnya.

Selain itu, proses-proses yang transparan harus ditingkatkan guna menjaga stabilitas perusahaan. Masyarakat sekitar juga harus diberikan perhatian agar BUMN membawa kesejahteraan bagi lingkungan bisnisnya.

"Jangan lupa masyarakat juga harus dirangkul untuk bisa memberikan manfaat yang saling menguntungkan," imbuhnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP