Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Rini Dorong Peningkatan Jumlah SPBU Pertamina di Tol, Ini Sebabnya

Menteri Rini Dorong Peningkatan Jumlah SPBU Pertamina di Tol, Ini Sebabnya SPBU Pertamina. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mendorong PT Pertamina (Persero) meraih hak kelola tiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di jalan tol. Sebab, menurutnya, hal ini akan membuat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) kepada para pengguna tol akan lebih lancar.

"Pertamina harus bisa betul-betul memiliki SPBU-SPBU yang di jalan tol. Karena kita menyadari betul kalau sedang waktu libur, apakah itu akhir tahun atau hari raya, pasti kan salah satu permasalahannya mengenai tersedianya BBM, terutama di jalan tol," kata Menteri Rini di Jakarta, Senin (3/12).

"Jadi betul-betul di semua rest area Pertamina harus tampil sebagai perusahaan yang menjalankan tersedianya BBM setiap saat," tegasnya.

Imbauan ini diberikan lantaran Menteri Rini melihat sepak terjang perusahaan minyak asing seperti Total, Chevron dan Exon, yang kini mulai merambah pasar pengelolaan SPBU di ruas jalan bebas hambatan. Maka dari itu, Pertamina diminta tidak kalah saing.

"Total, Chevron, Exxon, semua sudah mulai masuk. Ini harus kita jaga, bahwa keberadaan Pertamina di masyarakat tetap ada. Soalnya bisa saja SPBU yang diberikan Pertamina untuk dikelola pihak lain nantinya bisa pindah tangan ke Exxon atau Chevron atau Shell," ucapnya.

"Kita harus tetap menjaga. Kita sebagai perusahaan BUMN mempunyai tanggung jawab kepada masyarakat harus selalu memberikan BBM," dia menambahkan.

Demi mengantisipasi hal itu terjadi, dia lantas coba merangkul Pertamina untuk bersinergi dengan perusahaan BUMN lain seperti Waskita Karya dan Hutama Karya (HK), yakni dengan menandatangani Nota Kesepahaman terkait pembangunan SPBU di rest area atau Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di jalan tol.

"Kita bikin SPBU di tiap tol milik Waskita dan HK jadi milik Pertamina. SPBU-nya ya, bukan rest area. Dengan demikian, karena Pertamina 100 persen milik pemerintah, otomatis kalau ada apa-apa bisa diperintahkan untuk langsung bergerak," ujar Menteri Rini.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP