Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Rini dan 1.000 warga bersih-bersih pantai Cilacap

Menteri Rini dan 1.000 warga bersih-bersih pantai Cilacap Menteri Rini bersih-bersih pantai Cilacap. Chandra Iswinarno ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri BUMN Rini Soemarno menggelar aksi bersih-bersih pantai di Teluk Penyu Cilacap, dalam rangka pemberdayaan pesisir dan pembersihan Pantai Kampung Nelayan yang dilakukan serentak di lima lokasi. Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT Pertamina ke-59 diawali dengan gerak jalan bersama dari Kantor Refinery Unit IV Pertamina Cilacap menuju pantai Teluk Penyu yang berjarak sekitar 5 kilometer.

Sebanyak seribu orang mengikuti pelaksanaan program pemberdayaan pesisir dan pembersihan pantai di Cilacap ini. Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Pantai Kampung Bugis, Tanjung Uban Kepulauan Riau, Pantai Mutiara Hijau Balongan Jawa Barat, Pantai Grand Watu Dodol Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, dan Kampung Atas Air, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.Rini mengemukakan, kepedulian BUMN untuk melakukan aksi nyata tersebut merupakan salah satu usaha menumbuhkan perekonomian di wilayah pesisir, sesuai dengan program Presiden Joko Widodo.

"Ini merupakan bagian dari tanggung jawab BUMN mensejahterakan rakyat Indonesia yang merupakan program dari Bapak Jokowi. Bagaimana BUMN, selain mencetak keuntungan, tetapi juga harus bisa menjadi agen pembangunan di seluruh pelosok Indonesia serta bisa mendorong ekonomi masyarakat secara menyeluruh," ujarnya.

Direktur Utama PT Pertamina, Dwi Soetjipto mengatakan, pembersihan dan pemberdayaan pantai ini merupakan bagian dari usaha untuk memaksimalkan potensi ekonomi di wilayah pesisir. Indonesia yang memiliki garis pantai sepanjang 90 ribu kilometer belum tergarap secara optimal dari sisi ekonomi.

"Ironis, karena Indonesia termasuk dalam 10 besar negara pantai terkotor di dunia. Karena itu, kami berfokus pada pembersihan dan pemberdayaan pesisir di lima titik dengan melibatkan total sekitar 4 ribu orang," ujarnya.

Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan pantai perlu ditingkatkan dengan mengedukasi langsung masyarakat nelayan. "Apalagi, untuk BUMN yang setiap harinya bersinggungan dengan kehidupan nelayan, seperti Pertamina yang memiliki banyak fasilitas operasi di area pantai atau laut, memiliki tanggung jawab lebih untuk ikut memberdayakan masyarakat nelayan di sekitar wilayah operasinya," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, disalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat di wilayah pesisir, mulai dari beasiswa untuk anak nelayan, sarana tangkap ikan, sarana pembersihan dan pengelolaan sampah, pengelolaan rumput laut, penyerahan bibit mangrove, perbaikan gedung, pengembangan infrastruktur jalan, perbaikan musala.

Khusus di kawasan Pantai Teluk Penyu, diberikan beasiswa kepada 100 pelajar dari tingkat SD hingga SMA, sarana tangkap ikan untuk 10 kelompok nelayan, perbaikan gedung HNSI, pembangunan jalan setapak Donan, Kali Anget, perbaikan 20 rumah di Kampung Laut, perbaikan rumah jaga dan paving block di SDN 9, dan perbaikan mushalla juga di kelurahan Donan.

Selain itu, pihak Pertamina juga melakukan program bank sampah di area TBBM Lomanis, pemberdayaan masyarakat jamur tiram, program mangrove Kampung Laut, program Sehati (perilaku hidup bersih dan sehat), dan pembangunan lima Taman Bacaan. Layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis untuk 1000 orang serta santunan kepada 59 anak yatim.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP