Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Rini: Ada Pertalite, Pertamina tetap produksi Premium

Menteri Rini: Ada Pertalite, Pertamina tetap produksi Premium SPBU. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kemunculan bahan bakar minyak (BBM) Petralite mulai bulan depan, tidak untuk menggantikan Premium. Pemerintah menegaskan tidak akan menghilangkan Premium.

Senada dengan Pertamina, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menuturkan, Petralite hanya dijadikan sebagai bahan bakar alternatif untuk masyarakat.

"Pertamina tetap diproduksi Premium karena Pertalite itu pilihan saja, bukan pengganti," ujar ujar Rini di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Senin (20/4).

"Kita mengutamakan betul-betul produk premium yang paling terjangkau,"

Rini mengaku sudah berbicara dengan Menteri ESDM Sudirman Said. Intinya, kata dia, Pertamina diminta tetap memproduksi Premium.

"Obrolan dengan Sudriman Said, Pertamina harus konsentrasi untuk produksi Premium yang lebih efisien," ucapnya.

Sebelumnya, Bulan depan PT Pertamina mengeluarkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru. Pertalite, dengan kadar oktan antara RON 90 atau RON 91. BBM jenis ini akan diperkenalkan pertama kali di Jakarta.

"Pertama Jakarta pusat dulu," ujar Vice President Fuel Marketing Pertamina Muhammad Iskandar usai diskusi mingguan dihelat merdeka.com, Radio Republik Indonesia, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Institut Komunikasi Nasional (IKN), dan PT Sewatama di Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Minggu (19/4).

Dia kembali menjelaskan bahwa Pertalite hadir bukan menggantikan Premium seperti yang sempat ramai diberitakan beberapa hari terakhir. Pertamina masih akan memproduksi BBM RON 88 atau Premium di kilang minyak Cilacap.

"Ini murni bisnis jadi ini varian produk. Jadi jangan sampai keliru misinya untuk tarik Premium. Margin ke SPBU pasti lebih bagus," jelasnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP