Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Puspayoga minta koperasi jangan jadi beban APBD

Menteri Puspayoga minta koperasi jangan jadi beban APBD Menteri Anak Agung Ngurah Puspayoga datangi KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan UKM RI, AAGN Puspayoga mengatakan saat ini badan usaha koperasi di daerah terlalu banyak. Untuk itu, pihaknya sepakat bakal mengurangi jumlah koperasi di daerah.

Menurutnya, koperasi di daerah tak perlu banyak, yang penting kualitas dan jumlah anggotanya. Setiap tahun, koperasi harus menambah anggotanya sehingga konsep koperasi itu ada peningkatan.

"Ke depan nantinya jumlah anggota koperasi yang setiap tahun harus meningkat bukan jumlah badan usahanya. Badan usaha koperasi tidak perlu banyak-banyak karena yang penting itu adalah kualitasnya," ujar Pupayoga dalam kata sambutannya saat membuka Rakernas Pertama Dekopin di Makassar, Senin malam, (20/2).

Puspayoga mengingatkan kepala daerah tak terlalu banyak membina koperasi. Apalagi, koperasi tersebut hanya minta APBD dan setelah diberi bantuan ternyata koperasi itu tidak aktif lagi.

"Koperasi seperti ini tidak bisa berfungsi untuk menyejahterakan masyarakat. Ini hanya akan jadi beban APBD. Bagaimana bisa berfungsi membangun pemerataan kesejahteraan masyarakat kalau koperasinya seperti itu. Koperasi yang tidak berkualitas, tidak ada gunanya," jelasnya.

Lebih lanjut, Puspayoga menegaskan koperasi adalah amanat Undang-Undang di pasal 33 bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas azas kekeluargaan. Perkembangannya sekarang, kata Pupspayoga, saat ini sudah ada koperasi yang mampu melaksanakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan bekerja sama dengan dengan BRI, BNI dan Bank Mandiri.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP