Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Perhubungan belum izinkan Merpati terbang ke Jeddah

Menteri Perhubungan belum izinkan Merpati terbang ke Jeddah Merpati. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Meski terbelit persoalan utang dan tengah berhenti terbang untuk sementara waktu, Merpati Nusantara Airlines (MNA) berambisi kembali terbang ke Jeddah mulai bulan depan. Merpati sudah mengajukan izin langsung ke Kementerian Perhubungan.

Namun Merpati harus mengubur mimpinya itu. Mengingat Kementerian Perhubungan tidak memberikan izin bagi Merpati untuk terbang ke Jeddah.

"Karena belum beroperasi lagi, sementara sedang dibekukan. Kita belum berani (beri izin)," ujar Menteri Perhubungan, EE Mangindaan di Kantornya, Jakarta, Kamis (27/2).

Pada dasarnya Kementerian Perhubungan mendukung penuh rencana Merpati terbang ke Jeddah. Namun, Merpati harus membuktikan sanggup bangkit kembali dari persoalan lilitan utang yang membuat maskapai terpaksa menghentikan sementara operasionalnya. "Kalau sudah mampu baru kita kasih. Persyaratan penerbangan ada dan ada Undang-undangnya," ucapnya.

Konsumen Indonesia memang membutuhkan penerbangan khusus umroh. Namun, derasnya animo itu juga harus memperhitungkan faktor keselamatan penerbangan. Merpati wajib memberikan jaminan keselamatan dalam penerbangan ke Jeddah.

"Kan tentu harus jaga keselamatan dulu, terus terang saya untuk keselamatan tidak ada kompromi, dari segi pesawatnya dan sebagainya harus hati-hati. Kalau semua oke silakan, kalau enggak oke kan saya yang kena. Tolong dijaga. Memang kita butuh tapi susah ya," jelasnya.

Terkait dengan pembekuan izin terbang dan rute Merpati, Mangindaan belum bisa menyebutkan batas waktunya. "Sampai dia memperbaiki dulu, kan pemerintah juga memback up bukan kita saja kan. Pemerintah dalam konteks bagaimana menyelesaikan utang-utangnya sekian banyak, bagaimana menyelesaikan masalah avtur yang sekian banyak belum terbayar dan sebagainya," katanya.

Pihaknya berjanji akan memperjuangkan eksistensi Merpati. "Merpati terus terang sebagai maskapai pejuang. Bayangkan dulu perintis ke pelosok-pelosok. Yang dapat tugas ya yang berani, yaitu Merpati. Kita diselamatkan dan kita ingin selamatkan juga," ucapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP