Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Marwan: Dana Rp 1,7 T tak cukup bangun daerah tertinggal

Menteri Marwan: Dana Rp 1,7 T tak cukup bangun daerah tertinggal Marwan Jafar. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Pedesaan dan Derah Tertinggal, Marwan Jafar kesal dengan adanya penurunan anggaran daerah tertinggal hingga mencapai Rp 1,7 triliun. Padahal, terdapat 368 daerah tertinggal yang perlu didukung agar bisa mengalami perbaikan.

"Ini untuk mengurus 368 daerah tertinggal secara keseluruhan, dan selama 5 tahun ini 152 Kabupaten, cuman diberikan dana Rp 1,3 - 1,7 triliun. Bagaimana kita bisa mengurus daerah yang banyak itu dengan dana segitu? Makanya saya tegaskan lagi bahwa selama 10 - 15 tahun tidak mengalami perubahan, tidak mengalami peningkatan. Justru di tahun 2016 ini mengalami penurunan," ujar dia di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis malam (19/11).

Menteri Marwan juga mengeluh dana untuk transmigrasi tak didukung pemerintah. Dia menilai transmigrasi mampu mengurangi jumlah kemiskinan dan pengangguran.

"Kita mengurus desa sudah ada dananya tersendiri, Transmigrasi juga ada dananya sendiri. Cuman sama transmigrasi 15 tahun terakhir ini tren anggarannya menurun, tidak naik," kata dia.

Marwan mengaku pasrah dan tidak bisa berbuat banyak untuk membangun daerah tertinggal. Dia juga mengaku sudah menyiapkan rencana untuk membangun daerah tersebut, hanya saja upayanya tak didukung dengan anggaran yang tidak maksimal.

"Sudah saya siapkan semuanya kalau tidak didukung dengan support yang cukup, kalau tidak didukung dengan anggaran yang besar tentu kita tidak bisa berbuat apa-apa," pungkas dia.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP