Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Jonan: Saat ini, tak ada yang bisa naikkan harga minyak

Menteri Jonan: Saat ini, tak ada yang bisa naikkan harga minyak Menteri Jonan dan Arcandra di Geopark Batur. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menegaskan bahwa tak ada orang yang bisa menaikkan harga minyak dunia saat ini. OPEC sebagai kumpulan produsen minyak saja tak mampu mengerek harga emas hitam itu.

Menteri Jonan mengakui tak ada patokan harga yang pantas untuk minyak, sebab ini ditentukan pasar. Namun, para produsen menginginkan agar harga minyak berada di USD 70 per barel.

"Produsen maunya USD 60 hingga USD 70 per barel. Sekarang tidak ada yang bisa naikkan harga minyak. OPEC potong produksi naik sebentar tapi turun lagi," ucap Menteri Jonan dalam acara Economic Challenges di Jakarta, Jumat (24/3).

Di tempat sama, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan, dampak turunnya harga minyak dunia tak hanya dirasakan Indonesia. Negara produsen lain seperti Rusia dan Arab Saudi juga merasakannya.

"Arab Saudi bahkan harus menggunakan cadangan devisa nutupin APBN mereka karena turunnya pendapatan karena harga minyak," kata Askolani.

Tak hanya itu, Askolani menyebut bahwa Arab Saudi terpaksa mengurangi subsidi BBM untuk rakyatnya, dan telah berdampak pada inflasi. "Arab Saudi sudah kurangi subsidi dan berdampak pada inflasi. Jadi tantangan ini bukan kita saja dan banyak negara lainnya."

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP