Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Jonan Pastikan Pasokan Listrik Aman Saat Pemilu 2019

Menteri Jonan Pastikan Pasokan Listrik Aman Saat Pemilu 2019 Ignasius Jonan. ©2017 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mengunjungi Pusat Pengatur Beban (P2B) Jawa Bali milik PT PLN (Persero) di Gandul, Kota Depok, Jawa Barat. Kunjungan ini untuk memastikan keamanan pasokan listrik saat Pemilu 2019 yang jatuh pada 17 April nanti.

Dia meyakinkan, meski ada penurunan daya beban, kesiapan listrik di seluruh wilayah Indonesia saat penyelenggaraan pesta demokrasi nanti akan aman.

"Saya lihat kesiapannya, termasuk kapasitas dan layanan mestinya tidak ada banyak gangguan. Ini juga sampai ke proses perhitungan pesta demokrasi selesai," ujar dia, Jumat (12/4).

Berdasarkan laporan yang diterimanya, sistem kelistrikan hampir di seluruh kawasan Tanah Air sudah cukup dan positif. Terkecuali di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sumatera Utara, dan Aceh, yang cadangan listriknya masih di bawah 30 persen.

"Tapi itu bukan shortage, cuma kurang beberapa persen saja. Tapi kalau pesta demokrasi ini, layanannya bisa sampai ke seluruh TPS yang ada," tegas dia.

Sementara itu, Direktur Regional Jawa Bagian Tengah PT PLN (Persero) Amir Rosidin mengungkapkan, daya beban listrik saat siang pada 17 April nanti akan diturunkan sebesar 5.000 Mega Watt (MW), dari 20.000 MW menjadi 15.000 MW.

Pengurangan beban puncak juga akan terjadi saat malam hari, yakni dari rata-rata sebesar 26-27 ribu MW menjadi 22 ribu MW. Hal tersebut sengaja dilakukan lantaran sistem daya listrik yang ada dinilai sudah mencukupi.

"Jadi secara sistem kita cukup, beberapa pembangkit malah dipadamkan karena itu tidak dibutuhkan lagi. Sistem sudah cukup," ungkap Amir.

Regional Jawa dan Bali bahkan disebutnya bakal menurunkan konsumsi listrik yang lebih besar, yakni hingga minus 1.000 ME. "Untuk sistem di Jawa Bali, kalau rata-rata sekitar 2-2.500 (MW), ini turun menjadi 1.200 MW. Jadi turun sekitar 1.000 MW," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP