Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Jonan klaim kini masyarakat lebih senang pakai Pertalite dibanding Premium

Menteri Jonan klaim kini masyarakat lebih senang pakai Pertalite dibanding Premium Milad Pemuda Muhammadiyah. ©2018 Liputan6.com/JohanTallo

Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengklaim saat ini pengguna Pertalite masih tetap tinggi. Meski pemerintah telah mewajibkan Premium kembali ada di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Dia menceritakan pengalamannya beberapa waktu lalu saat melancong lewat jalur darat ke Surabaya. Dia menemukan fakta di lapangan, bahwa banyak pengguna kendaraan bermotor, khususnya roda dua, yang lebih senang membeli Pertalite daripada Premium.

"Belum lama ini saya baru keliling Jawa dengan kendaraan darat, dari Jakarta ke Surabaya. Saya lihat, kendaraan bermotor roda dua pun kadang-kadang maunya isi Pertalite, bukan Premium," ungkap dia di sela-sela Rapat Kerja bersama DPR RI di Jakarta, Selasa (5/6).

Sebelumnya, Kementerian ESDM memutuskan untuk mulai menyalurkan BBM jenis Premium di SPBU Jawa, Madura dan Bali setelah sempat kosong dalam beberapa waktu. Keputusan tersebut diambil berdasarkan arahan Peraturan Presiden (PP) Nomor 43 Tahun 2018 tentang penyediaan, pendistribusian dan harga jual eceran Bahan Bakar Minyak.

Oleh karena itu, Menteri Jonan melanjutkan, akan berpegang pada landasan aturan itu untuk terus menyediakan stok berbagai jenis bahan bakar. "Jadi ini tergantung pilihan orang. Tapi arahan pak Presiden kita harus sediakan semua, biar rakyat yang memilih mau pakai apa," ucapnya.

Dia mengatakan, Premium akan tersalurkan ke sebanyak 571 titik SPBU di Jawa, Madura dan Bali paling lambat 7 hari sebelum Lebaran. Lewat pasokan tersebut, dia memastikan, sekitar 65-70 persen jumlah tempat pengisian bahan bakar akan menyediakan asupan Premium.

Lebih lanjut, Menteri Jonan memprediksi, pemakaian BBM pada Lebaran tahun ini akan sedikit meningkat dibanding saat 2017. "Dibanding Lebaran tahun lalu, mungkin naik, kira-kira 5-7 persen. Tapi ini untuk seluruh jenis BBM ya," pungkas dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP