Menteri Jonan: Butuh tiga hari normalkan jadwal penerbangan
Merdeka.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengatakan butuh waktu dua hingga tiga hari untuk menormalkan kembali jadwal penerbangan ke sejumlah bandara yang ditutup karena terdampak abu vulkanik Gunung Raung dan Gunung Gamalama.
"Sekali (jadwal penerbangan) terganggu seperti ini pasti dampaknya dua hingga tiga hari," kata Jonan seperti dilansir Antara, Jumat (17/7).
Menurut Jonan, salah satu masalah terbesar saat ini adalah kepadatan penumpang. Apalagi, saat ini musim mudik Lebaran dan hampir semua jadwal penerbangan sudah dipesan penumpang.
"Pengaturan penerbangan diserahkan ke maskapai masing-masing, pasti mereka gunakan pesawat lebih besar supaya terangkut lebih banyak," ujar dia.
Jonan menyebut ratusan penerbangan tertunda akibat penutupan sejumlah bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik gunung berapi. "Untuk yang tertunda ke (Bandar Udara Internasional Juanda) Juanda saja minimal 100".
Menurut dia, bukan ketebalan abu vulkanik di bandar udara dan yang menutup landasan pacu yang menjadi masalah, tetapi ruang udara dipenuhi abu vulkanik yang membahayakan aktivitas penerbangan.
Kondisi landasan pacu di Bandar Udara Internasional Juanda tidak terlalu tebal karena abu vulkanik dari erupsi Gunung Raung di Bondowoso, Jawa Timur. "Bandara bisa dibersihkan sebentar bisa langsung dapat beroperasi jika abu vulkanik tidak terlalu tebal. Kondisi Juanda biasa saja, hanya saja ruang udaranya yang dipenuhi abu vulkanik".
Saat ditanya kapan bandar udara yang ditutup sementara dapat kembali dibuka, ia menegaskan semua tergantung dengan arah angin yang membawa abu vulkanik malam nanti. "Kalau (bandara) sampai ditutup jelas kondisinya bahaya."
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya