Menteri Jonan bakal hentikan proyek yang dibiayai utang luar negeri
Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperoleh tambahan alokasi anggaran Rp 20,96 triliun dalam postur Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2015. Dengan tambahan itu, total alokasi anggaran Kemenhub mencapai Rp 64,95 triliun.
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengaku bakal lebih selektif dalam pengelolaan anggaran di Kementeriannya. Bahkan, Jonan berencana menghentikan program atau proyek transportasi baru yang dibiayai dari utang.
"Kita kurangi pinjaman luar negeri. Dan kami akan menghapus anggaran yang tidak mampu meningkatkan aspek keselamatan dan pelayanan transportasi," ujarnya di Komisi V DPR, Jakarta, Rabu (28/1).
Jonan berpandangan proyek transportasi baru yang dibiayai dari utang luar negeri hanya akan membebani negara.
"Kita batalkan karena bebani keuangan negara. Kami tidak ambil pinjaman luar negeri yang akan atau belum ditandatangani kecuali yang berjalan," jelas dia.
Sejalan dengan itu, Jonan menginstruksikan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemenhub untuk melakukan analisa dan evaluasi setiap program yang diusulkan oleh setiap direktorat.
"Kami buat permen bahwa semua rencana pemanfaatan anggaran harus dievaluasi Balitbang," ungkapnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya