Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri: Holding BUMN tambang dan migas paling siap direalisasikan

Menteri: Holding BUMN tambang dan migas paling siap direalisasikan Menteri BUMN Rini Soemarno. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri BUMN, Rini Soemarno menyebut, rencana pembentukan holding BUMN yang paling siap dalam waktu dekat adalah pertambangan dan migas.

‎"Yang paling benar-benar bisa cepat itu Migas dan Pertambangan," ujar Rini di The Darmawangsa, Jakarta, Kamis (3/11).

Meski demikian, Rini juga akan tetap mengejar pembentukan holding BUMN lain, seperti jasa konstruksi. Alasannya, holding ini akan mendorong peningkatan permodalan perusahaan pelat merah dalam membiayai proyek jalan tol.‎

"Yang saya harapkan cepat selesai itu sebetulnya tiga, satu lagi konstruksi. Karena sebetulnya jalan tol ini programnya masih panjang, tapi dengan ada holding ini bisa meningkatkan permodalannya dengan menstruktur beberapa jalan tol yang sudah operasional dapat kita carikan investor," kata dia.

Holding diharapkan bisa berjalan baik dan dapat diterima semua pihak. Bagi Rini, mendorong penguatan perusahaan plat merah untuk kepentingan negara dan rakyat melalui holding adalah prioritas.‎‎ Rini menegaskan, holding BUMN tidak akan mengurangi jumlah karyawan.

"Ini proses ya, mungkin waktu itu kita menganggap, gampanglah cepat ngerti, ternyata komunikasi juga harus terus dibangun. Kita harus komunikasi dengan para karyawan, dewan komisaris dan sebagainya. Jadi ini suatu proses. Tapi kami yakin dari hari ke hari semuanya dapat diterima dengan baik. Dan paling penting kekhawatiran soal pengurangan jumlah karyawan. Tidak ada perubahan dalam jumlah karyawan. Orang kalau dengar efisiensi, mikirnya itu, tapi operasionalnya yang efisiensi," jelasnya.‎

"Saat ini PP 44 itu sudah disetujui oleh para menteri, yang mempersiapkan kita untuk memproses PP Holding. Kita harapkan sebelum akhir tahun sudah ada holding yang terealisasi," pungkasnya.‎

Sebelumnya, Ketua Tim Gugus Tugas Holding BUMN, Wianda Pusponegoro menyebut progres perkembangan holding BUMN saat ini berjalan dengan baik. Dalam perkembangannya, Wianda menilai pertambangan menjadi sektor yang paling siap dibanding lainnya.

Empat BUMN di sektor Pertambangan yakni dari PT Timah (Persero), PT Bukit Asam (Persero), PT Aneka Tambang (Persero), dan PT Inalum (Persero) memberikan perkembangan yang cukup baik dalam rencana holding tersebut.

"Sektor pertambangan terlihat lebih siap. Sisi konten mereka sudah mapping, padahal mereka empat BUMN loh. Sosialisasi juga sudah dilakukan pada pekerja internal, ini menunjukkan stakeholder utama siap," ujarnya dalam bincang-bincang dengan wartawan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (2/11).

Perkembangan yang cukup baik tersebut diharapkan Wianda dapat disosialisasikan kepada holding di sektor lainnya. Harapannya, akan ada keseragaman dalam mendukung holding BUMN.

"Saya berharap sosialisasi internal di sektor holding lainnya dapat meniru langkah holding BUMN Pertambangan ini," tandasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP