Menteri ESDM sayangkan cadangan BBM Pertamina hanya untuk 22 hari
Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyayangkan cadangan operasional Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina hanya tersisa untuk 22 hari. Jumlah tersebut dinilai belum memenuhi standar untuk mencapai ketahanan energi nasional.
Sudirman berharap, Pertamina bisa segera membangun infrastruktur cadangan operasional BBM. Menurut Sudirman, cadangan BBM seharusnya bisa meningkat hingga 30 hari.
Pihaknya menyarankan kepada Pertamina melakukan dua cara untuk meningkatkan hal tersebut. Pertama, melakukan investasi baru dari Pertamina dan swasta. Selanjutnya, melakukan optimalisasi infrastruktur penyimpanan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta yang belum optimal pemanfaatannya.
"Pemerintah juga mendorong Pertamina untuk memanfaatkan aset penyimpanan bahan bakar yang tidak terpakai milik perusahaan lain," kata Sudirman di Jakarta, Rabu (13/5).
Sejauh ini, kata Sudirman, pemerintah mengapresiasi apa yang dilakukan Pertamina dalam upaya peningkatan untuk ketahanan energi nasional, terutama BBM. Adapun langkah yang didukung yakni pembangunan infrastruktur oleh Pertamina bekerja sama dengan PT Adaro Energy.
"Pemerintah juga menyambut baik kerja sama Pertamina dan Adaro," jelasnya.
Kerja sama antara Pertamina dan Adaro bertujuan untuk mengoptimalkan infrastruktur BBM bagi ketahanan energi nasional. Kerja sama keduanya juga akan menjadi model untuk diterapkan dalam upaya pemanfaatkan infrastruktur yang idle. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya