Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Erick Minta BSI Bisa Menjadi 10 Besar Bank Syariah Dunia

Menteri Erick Minta BSI Bisa Menjadi 10 Besar Bank Syariah Dunia Menteri BUMN Erick Thohir. ©Humas BNPB

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir meminta, kepada jajaran direksi untuk bisa membawa Bank Syariah Indonesia (BSI) naik kelas. Sebab, dirinya ingin BSI tidak hanya menjadi bank syariah terbesar di Indonesia saja, namun juga dunia.

"Saya berikan tantangan kepada direksi BSI ya jangan hanya top 7 di Indonesia tapi juga harus menjadi top 10 bank syariah di dunia," kata Menteri Erick dalam acara MilenialHub 2021, secara virtual, Sabtu (17/4).

Dia mengatakan, Indonesia saat ini merupakan penduduk muslim terbesar di dunia. Sehingga bukan perkara sulit untuk menjadi pemain di skala global. Apalagi pertumbuhan keuangan syariah beberapa tahun terakhir juga lebih tinggi dari bank konvensional.

"Karena kita adalah penduduk muslim yang paling besar di dunia, jadi kalau banknya kecil ya nggak seru banknya harus naik kelas juga," jelasnya.

Kinerja Perbankan Syariah Tetap Kuat di Tengah Pandemi

syariah tetap kuat di tengah pandemi rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso optimistis sektor keuangan berbasis syariah Indonesia akan naik kelas dalam skala global dan mengalahkan negara muslim lain. Hal ini tercermin dari kondisi keuangan syariah yang semakin kuat. Bahkan di tengah pandemi, Indonesia menyabet juara dalam laporan kinerja keuangan syariah global.

"Di Islamic Finance Development Report 2020, kita ranking 2 global sebagai The Most Developed Country in Islamic Finance," ujar Wimboh dalam paparannya di Webinar Sharia Economic Outlook 2021, Selasa (19/1).

Kemudian, dalam laporan The State of Global Islamic Indicator Report 2020/2021, keuangan syariah Indonesia mendapat peringkat ke-4. Indonesia juga masuk dalam 10 besar di semua kategori, meliputi makanan dan minuman halal, pariwisata ramah muslim, media dan rekreasi bertema islami, obat-obatan dan kosmetik halal, serta keuangan syariah.

"Ini indikator yang memberikan keyakinan bahwa ke depan akan lebih baik lagi keuangan syariah kita dan bisa menjadi kelas dunia, bisa kalahkan negara lain," kata Wimboh.

Di tahun 2020, kinerja lembaga keuangan syariah lebih baik dari pada lembaga keuangan konvensional. Aset tumbuh cukup tinggi menjadi 21,48 persen dari 13,84 persen di tahun 2019.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP