Menteri Erick Klaim Holding Ultra Mikro Telah Direstui OJK Hingga Komite Privatisasi
Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir membeberkan, pihaknya telah mengantongi persetujuan pembentukan holding ultra mikro yang terdiri dari PT PNM, PT Pegadaian dan PT BRI. Persetujuan pembentukan tersebut datang dari berbagai pihak melalui serangkaian audiensi dan rapat yang sudah dilakukan.
"Alhamdulillah dari audiensi kami dan rapat di berbagai pihak, kami sudah dapat dukungan dari OJK, BI, LPS, KSSK dan terakhir dirapatkan di Komite Privatisasi yang langsung dipimpin oleh Menko Perekonomian sebagai pimpinan komite tersebut, kita sudah sosialisasi dan mendapatkan persetujuan ini," jelas Menteri Erick dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (18/3).
Menteri Erick bilang, ekosistem holding ultra mikro nantinya akan fokus pada pemberdayaan bisnis melalui PNM, pengembangan bisnis melalui Pegadaian dan pembiayaan BRI untuk membuat usaha mikro naik kelas.
Selanjutnya
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBeberapa program sudah dilakukan Kementerian BUMN, di antaranya meluncurkan program PADi UMKM, di mana pihaknya membuka akses pada ultra mikro UMKM untuk jadi supplier kepada BUMN terkait pengadaan barang dan jasa. Meski komposisi PADi UMKM masih ada beberapa barang asing yang masuk, pihaknya akan terus memperkuat penggunaan komponen dalam negeri.
Lalu, renovasi Sarinah sebagai akses pasar UMKM dan ultra mikro juga gencar dikembangkan. Erick bilang, hasil renovasi Sarinah dapat dilihat pada bulan November mendatang.
"Kita memperbaiki Sarinah, bagaimana Sarinah akan menjadi tulang punggung UMKM. Nantinya bisa disaksikan November 2021, bagaimana Sarinah yang baru bisa menjadi bagian pembangunan UMKM, brand lokal atau ultra mikro," ujar Menteri Erick.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya