Menteri Erick Beri Target Nicke Bawa 2 Sub Holding Pertamina IPO Dalam 2 Tahun
Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mempertahankan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama Pertamina. Sebagai informasi, hari ini, Pertamina telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang salah satu agendanya ialah perombakan direksi.
Menteri Erick menyatakan, Nicke dipilih kembali menjadi dirut karena kinerja dan performanya yang baik. Ke depan, Menteri Erick menargetkan agar Nicke bisa menyiapkan 1 hingga 2 sub holding agar bisa melantai di Bursa Efek Indonesia dalam 2 tahun mendatang.
"Diharapkan 2 tahun ke depan sub holding ini go public supaya transparan dan akuntabel. Target 2 tahun ke depan, Bu Nicke harus bisa go public-an 1 hingga 2 sub holding," ujar Erick dalam konferensi pers virtual, Jumat (12/6).
Menteri Erick bilang, ke depan, Pertamina akan memiliki sub holding yang lebih terarah dan fokus kepada bisnis inti masing-masing. "Jadi kita gabungkan unit yang sangat banyak di Pertamina jadi 1 kesatuan fokus bisnis. Misalnya, sub holding upstream atau hulu, kan banyak masing-masing," kata Menteri Erick.
Alasan Pembentukan Sub Holding Pertamina
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMenurutnya, sub holding akan memperlincah kinerja. Tidak seperti praktik sebelumnya di mana dengan banyaknya perusahaan dengan satu fokus bisnis, kebijakannya jadi berbeda-beda dan tidak satu sinergi. Dia memberi contoh bukti, lifting minyak yang turun.
Menteri Erick harap, jika anak usaha Pertamina dirapikan, maka sinergitas untuk mencapai tujuan perseroan akan tercapai dengan efektif.
"Salah satu buktinya, lifting minyak turun. Berarti apa yang harus dilakukan? Dengan kebijakannya disatukan, kita harap adanya sinergi untuk hal yang lebih detail, ini kan tidak bisa per hulu, harus bersama-sama," ujarnya.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya