Menteri Edhy Ingin Lulusan Perguruan Tinggi KP Jadi Pembudidaya
Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP), Edhy Prabowo mendorong agar lulusan perguruan tinggi lingkup Kelautan dan Perikanan (KP) bisa menjadi pembudidaya andal di Indonesia. Ini sangat cocok karena sumber daya alam Indonesia di sektor kelautan dan perikanan sangat melimpah. Bahkan, ini Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, di mana masyarakat Indonesia didorong untuk bisa membangun budidaya.
"Perintah Pak Presiden jelas, bangun sektor budidaya. Sumber daya sudah ada di depan kita. Laut masa depan bangsa, kita nggak hanya bicara itu, tapi kita bicara bagaimana masa depan itu bisa diimplementasikan. Dengan meluluskan kalian, ini langkah awal kita untuk menuju masa depan yang akan sebentar lagi akan kita nikmati," ujar Edhy dalam sambutannya saat mewisuda 1.356 lulusan dari perguruan tinggi lingkup KP, Senin (10/8).
Edhy melanjutkan, Indonesia tidak hanya memiliki sumber daya kelautan dan perikanan, namun memiliki dana untuk merealisasikan pembangunan budidaya. Seperti, kucuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp195 triliun dan akan terus meningkat hingga Rp334 triliun sampai tahun 2024.
Kemudian, KKP juga masih memiliki anggaran sebesar Rp900 miliar dari total alokasi dana Rp1,3 triliun.
"Alhamdulillah sudah mulai terserap, saya minta adik-adik yang lulus jangan ragu mengimplementasikan ilmu yang kalian miliki. Pergunakan ilmumu, praktikkan apa yang sudah dilakukan," katanya.
Selain itu, KKP juga menyediakan akses pinjaman melalui Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) dengan bunga hanya 3 persen. Seluruh pihak yang hendak mengembangkan sektor kelautan dan perikanan bisa mengakses pinjaman ini.
"Tadi kalau kita lihat di orasi, ada potensi, siapa yang pikir tanaman yang kita lihat di depan kita punya nilai ekonomi," ujar Edhy.
Pesan Penting Menteri Edhy
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comEdhy juga berpesan kepada para pendidik untuk tidak pantang menyerah dalam menyalurkan ilmu mereka kepada peserta didik. Jika anggaran yang tersedia belum mencukupi, Edhy mendorong pemanfaatan aset tanah untuk diberdayakan dengan dibangun tambak hingga bioflok.
"Bahkan kalau sudah nggak ada lagi lahan, bila perlu keluar, cari lahan terbengkalai. Anggaran masih ada dan saya sangat yakin Pak Presiden akan terus mendorong anggaran di sektor ini. Inilah kesempatan emas kita dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan devisa dan menciptakan lapangan kerja baru," tutupnya.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya