Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri BUMN diminta bikin terobosan pilih Dirut Pertamina

Menteri BUMN diminta bikin terobosan pilih Dirut Pertamina Pertamina. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Koalisi Masyarakat Sipil yang tergabung dalam Publish What You Pay (PWYP) Indonesia mendesak Menteri BUMN agar mekanisme dan proses seleksi Direktur Utama Pertamina, dilakukan secara transparan. Menteri BUMN diminta untuk menyampaikan kepada publik kriteria-kriteria umum dan khusus untuk posisi Dirut dan Direksi Pertamina.

"Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sebagai bagian dari proses seleksi orang nomer satu di BUMN terbesar di Indonesia itu," ujar Ketua Badan Pengawas PWYP Indonesia serta anggota Board International EITI, Fabby Tumiwa dalam siaran pers, Sabtu (15/11).

Langkah tersebut, menurut dia, ditujukan untuk membuktikan komitmen Pemerintahan Jokowi-JK yang akan transparan dalam pengelolaan pemerintahannya. Pertamina sebagai BUMN yang strategis dalam penyediaan minyak mentah dan BBM domestik, selain memiliki anggaran belanja dan aset yang besar sangat rentan mengalami intervensi politis dan dijadikan sapi perahan.

"Direktur Utama dan Dewan Direksi Pertamina yang berintegritas, profesional, dan memiliki rekam jejak yang baik merupakan modal awal untuk menghadang masuknya berbagai kepentingan yang ingin mengeksploitasi Pertamina yang merugikan negara dan masyarakat," katanya.

Dia berharap Pemerintahan Jokowi-JK melakukan terobosan dalam proses rekrutmen Direksi BUMN sehingga reputasi dan kepercayaan kepada BUMN meningkat di mata publik dan masyarakat internasional.

"Pertamina harus dipimpin oleh orang yang memahami industri migas, dan memiliki visi untuk mengembangkan migas bagi kemajuan perekonomian nasional," kata Maryati Abdullah, Koordinator Nasional PWYP Indonesia.

Berdasarkan laporan keuangan dan operasional, Pertamina di semester I-2014 mampu memproduksi sebesar 520.360 barel setara minyak per hari (bopd). Naik 11,9 persen dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun lalu.

Pada 2014, Pertamina menargetkan pendapatan senilai USD 79 miliar. Angka pendapatan tersebut lebih tinggi sekitar 6 persen dibandingkan dengan prognosa pendapatan 2013. Selain itu, target laba bersih Pertamina 2014 sebesar USD 3,44 miliar. (mdk/arr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP