Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri BUMN: China minta jaminan kepastian investasi kereta cepat

Menteri BUMN: China minta jaminan kepastian investasi kereta cepat Kereta cepat China. ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno membantah bahwa pihak China meminta jaminan uang dalam pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Rini menyebut, pihak China hanya meminta jaminan kepastian investasi di Indonesia.

"Tapi yang diminta sebagai investor, PT KCIC ini kan 60 persen perusahaan BUMN Indonesia, 40 persen perusahaan-perusahaan BUMN China. Sebagai investor mereka menginginkan kepastian kalau berinvestasi, mereka tetap bisa menjalankannya dengan baik," ujar Rini kepada wartawan di Grand Kemang Hotel, Jakarta, Sabtu (29/1).

"Jadi yang diminta adalah jaminan kalau kita dikasih konsesi selama 50 tahun kalau tiba-tiba pemerintah memutuskan enggak saya mau ngubah 30 tahun gimana? Sebagai investor harus ada jaminan dong," tambahnya.

Dia menambahkan, China meminta jaminan tersebut juga karena khawatir di masa pemerintahan selanjutnya konsesi yang sudah dijanjikan selama 50 tahun akan dipercepat menjadi 30 tahun.

"Hanya ingin itu jaminan supaya ada jaminan kalau pemerintah mengubah-ubah mereka bisa tidak balik modal. bagaimana nih solusinya. Itu saja," ucapnya.

Selain itu, kata Rini, dirinya memastikan proyek ini tidak akan gagal. Pasalnya, pihaknya sudah sejak awal berkomitmen terhadap proyek kereta cepat ini.

"Harus ditekankan kepada masyarakat untuk memberikan informasi yang baik kepada masyarakat bahwa dari sejak awal proyek ini tidak ada jaminan pemerintah tidak ada pendanaan dari APBN dan itu kita komit. Saya sebagai menteri BUMN keterlaluan kalau saya tidak bisa menjaga perusahaan BUMN untuk tetap komit kepada hal itu," tukas dia. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP